Cegah Tawuran, Disdik Depok Larang Anak SMP Keluar Rumah Jam 8 Malam

Nusantaratv.com - 09/10/2022 15:32

Ilustrasi. (Net)
Ilustrasi. (Net)

Penulis: Yusuf

Nusantaratv.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kota Depok mengimbau pelajar jenjang SMP tak keluar rumah di atas pukul 20.00 WIB. Imbauan ini tertuang dalam Surat Disdik bernomor 005/12459/X/Pemb.SMP/2022.

Surat yang diteken Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Wijayanto ini dibuat pada 6 Oktober 2022. Dalam keterangannya, Wijayanto meminta satuan pendidikan SMP melakukan pencegahan.

"Dinas Pendidikan Kota Depok mengimbau satuan jenjang SMP dapat melakukan tindakan pencegahan dengan membuat surat imbauan kepada siswa-siswinya untuk tidak keluar rumah di atas pukul 20.00 WIB," bunyi keterangan itu, dilihat Minggu (9/10/2022).

Wijayanto memaparkan alasan pemberlakuan imbauan tersebut. Salah satunya menghindari kondisi yang kurang kondusif seperti tawuran di wilayah Depok dan sekitarnya.

"Sehubungan kondisi saat ini yang kurang kondusif (tawuran antar pelajar dan penusukan oleh geng motor) di wilayah Kota Depok dan sekitarnya," lanjut surat imbauan itu.

Lantas ia menegaskan, jika imbauan tersebut tak diindahkan, bukan tak mungkin izin operasional sekolah akan ditinjau. Ia meminta seluruh jajaran mematuhi dan berhati-hati.

"Apabila terjadi sesuatu yang merugikan banyak pihak disebabkan kelalaian satuan pendidikan, akan dilakukan peninjauan ulang ijin operasional sekolah tersebut (sekolah swasta)," sambungnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok Sutarno mengatakan surat edaran bukan hanya antisipasi mencegah tawuran. Menurutnya, imbauan itu dibuat supaya siswa lebih fokus belajar.

"Surat edaran benar, dalam penguatan karakter dan lebih fokus belajar. Diimbau anak SMP tidak keluar di atas (pukul) 20.00 WIB," kata Sutarno.

Imbauan itu, lanjut Sutarno, berdampak positif. Pelajar jadi terhindar dari kegiatan yang membahayakan.

"Banyak hal positif kalau siswa tidak keluar malam. Termasuk yang disebutkan terhindar (tawuran) dan anak lebih konsentrasi belajar," kata Sutarno.

"Tujuan imbauan tersebut agar siswa lebih konsentrasi belajar, terhindar dari hal-hal yang kurang baik untuk penguatan karakter siswa. Sejalan dengan program membentuk profil pelajar Pancasila," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in