DPR Dukung Jokowi Pakai Lagu Didi Kempot Buat Sebar Nilai Pancasila

Meutya meminta konten tersebut tak menggurui tapi bersifat sharing
Mochammad Rizki - Nasional,Rabu, 04-12-2019 13:36 WIB
DPR Dukung Jokowi Pakai Lagu Didi Kempot Buat Sebar Nilai Pancasila
Meutya Hafid. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin media sosial dan lirik lagu Didi Kempot dipakai untuk menyebarkan konten bernarasi Pancasila, sehingga menimbulkan semangat Pancasilais di masyarakat. Komisi I DPR RI mendukung upaya Jokowi.

Baca juga: Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR RI dengan Dewan Pers 

"Saya rasa bagus saja. Semangatnya konten-konten di socmed juga berisi kearifan lokal dan nilai-nilai Pancasila. Narasi Pancasila bisa jadi kegiatan-kegiatan yang yang terkait dengan kelima sila Pancasila. Ketuhanan, kegiatan kemanusiaan, pesan-pesan tentang persatuan, musyawarah dan keadilan, saya rasa bagus, ya," ujar Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, Rabu (4/12/2019).

Meutya usul agar penyampaian narasi di konten itu disesuaikan dengan gaya anak muda sekarang. Ia juga meminta isi konten itu tak bersifat menggurui, melainkan bersifat sharing atau berbagi cerita.

"Hanya, disampaikannya perlu dengan gaya kekinian anak muda, dengan cara berbagi atau sharing cerita, bukan menggurui. Karena bukan pendekatan pendidikan Pancasila, tapi bagaimana socmed bisa menumbuhkan semangat-semangat Pancasila," jelasnya.

Jokowi sebelumnya membeberkan hasil survei soal bidang yang paling disukai oleh anak muda. Jokowi ingin tiga survei tersebut menjadi rujukan dalam penyebaran nilai-nilai Pancasila.

Menurut Jokowi, bidang pertama yang disukai anak muda adalah olahraga. Selanjutnya kaum milenial juga menyukai musik.

Jokowi lalu menyebut nama Didi Kempot. Menurut dia, tak apa-apa jika menitipkan lirik di salah satu lagu Didi untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila.

"Musik, nggak apa-apa, kita nebeng Didi Kempot nggak apa-apa, titip sama sad boydan sad girl nggak apa-apa, sahabat ambyar nggak apa-apa, titipkan satu lirik di 'Pamer Bojo' nggak apa-apa, ini media-media yang disukai anak muda kita," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).

Bidang terakhir yang disebut Jokowi adalah film. Jokowi mengingatkan setiap kementerian dan lembaga untuk memanfaatkan bidang-bidang tersebut agar nilai-nilai Pancasila dapat diterima anak muda.

"Oleh sebab itu, kita harus tahu, terus kita harus kerja sama dengan siapa kementerian-kementerian ini, kementerian-kementerian ini harus bekerja sama dengan siapa, BPIP harus mengajak siapa, jelas kalau disukai ini jelas, siapa yang harus kita ajak, content creator penting sekali, sangat penting sekali, YouTubers, selebgram, vloggerselebtwit, hati-hati, ini paling cepet lewat mereka-mereka ini media-media inilah yang akan mempercepat dalam kita membumikan Pancasila," paparnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0