Dicemarkan Nama Baiknya, Miss Tourism Ayu Jasmine Datangi Polres Jakbar

Perbuatan pelaku dinilai merugikan Ayu secara materi
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 05-06-2020 15:05 WIB
Dicemarkan Nama Baiknya, Miss Tourism Ayu Jasmine Datangi Polres Jakbar
Ayu Jasmine bersama kuasa hukum di Polres Metro Jakarta Barat (istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Miss Tourism World Indonesia 2019, Ayu Jasmine memenuhi panggilan penyelidik Polres Metro Jakarta Barat, terkait kasus pencemaran nama baik yang sebelumnya ia laporkan.

Baca juga: Cuma Pakai Keyboard, Kevin Aprilio dan Widy Sukses Cover Lagu Keke Bukan Boneka 

Sebelumnya, Ayu didampingi kuasa hukum melaporkan akun media sosial (medsos) anonim yang dianggap menghina dirinya, ke Polda Metro Jaya. Akun tersebut menyebut mahasiswi S2 Universitas Indonesia (UI) itu sebagai perempuan nakal. 

"Hari ini kami memenuhi panggilan Polres Jakarta Barat unit krimsus (kriminal khusus), untuk melakukan berita acara interview, karena ini tahapnya klarifikasi dari laporan Polda Metro Jaya. Pada tanggal 27 Maret kami melaporkan Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, pihak yang mencemarkan nama baik klien kami, Ayu Jasmine," ujar kuasa hukum Ayu, Machi Achmad, S.H, M.H di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (5/6/2020). 

"Kita melaporkan sebuah akun yang menyebut klien kami ini seorang 'jablay', atau seorang perempuan yang tidak benar," imbuh Machi. 

Tudingan disampaikan akun tersebut, kepada pihak-pihak yang bekerja sama dengan Ayu, dalam rangka kepentingan bisnis. Sehingga, dampaknya merugikan perempuan itu secara materi. 

"Berupa DM (Direct Message) hasutan kepada pihak-pihak yang bekerja sama dengan saya. Saya disebut bagaimana-bagaimana gitu kan, supaya pihak itu tak mau kerja sama dengan saya lagi," tutur Ayu. 

"Intinya mengatakan bahwa saya bukan perempuan baik, 'Jangan kerja sama si ini, nggak ada untungnya'," imbuh dia. 

Akibatnya, Ayu mengaku menjadi sepi pekerjaan setelah tuduhan akun tersebut muncul. 

Citranya sebagai duta pariwisata juga menjadi tercoreng. Karena itu langkah hukum pun pihaknya tempuh.

"Saya kan mis tourism nih, terus orang-orang berpikir 'Kok mis tourism dinyinyirin sih. Jangan-jangan dia memang begitu?'. Kadang orang kalau nggak diklarifikasi orang mikir itu benar," kata Ayu. 

Meski anonim, Ayu mengaku memiliki sejumlah nama orang yang diduga pemilik akun tersebut. Orang-orang itu belakangan memang bermasalah dengannya. 

"Hal ini timbul setelah orang yang dulu pernah bekerja sama dengan saya. Sama dengan pihak yang akan terlibat di photoshoot saya yang batal. Untuk nama saya nggak bisa sebutkan, karena kalau bukan dia, saya bisa kena pasal," paparnya. 

Adapun dalam klarifikasi, penyelidik mengajukan 15 pertanyaan kepada Ayu. Pertanyaan seputar kasus yang ia alami. 

Menurut Machi, pelaku berpeluang dijerat pasal lainnya, selain pencemaran nama baik melalui media elektronik. Sebab ada kerugian materi yang diakibatkan oleh tindakan akun tersebut.  

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0