Motor Pakai Setir Mobil, Buat Ngebut?

Mengubah Motor Pakai Setir Mobil Sangat Membahayakan Keselamatan Pengendara.

Motor pakai setir mobil. (Instagram)

Nusantaratv.com - Ada-ada saja ulah sebagian pemilik motor di Tanah Air. Mereka mengganti bagian setang dengan setir mobil. 

Ya! terkadang sebagian dari para pemilik motor melakukan modifikasi tanpa memperhatikan faktor keselamatan pengendara. Sebuah akun Instagram @agoez_bandz4, membagikan sebuah foto motor bebek yang bagian depannya sudah banyak dicopoti. Dan memperlihatkan bagian setang yang diganti dengan setir mobil.

"Kira-kira enak ga buat ngebut?" ucap @agoez_bandz4, sebagaimanan dikutip Nusantaratv.com, Rabu (17/2/2021).

Secara spesifikasi setir mobil bukan diperuntukkan bagi sepeda motor. Bila itu dilakukan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Dengan bentuknya yang berbeda, pengendara akan lebih sulit mengendalikan motor tersebut, bahkan sangat berisiko apabila digunakan berkendara di jalan.

Alhasil, unggahan foto ini menuai beragam komentar jenaka dari warganet. Pemilik akun @rikyrosananda mempertanyakan soal pedal gas di kendaraan tersebut.

"Pedal gasnya dimana itu?" ujarnya.

"Buat ngebut enak tapi bingung buat rebah kalo lagi cornering mereng-mereng pas racing line di tikungan triple S," timpal akun @fuad.ali.58.

"Ini baru Supra, BMW juga lewat," cetus akun @ujangelot.

"Teknisi japan dan chines melongo melihat ini," tukas akun @randysaptiandi. 

Diketahui, selain membahayakan, memodifikasi kendaraan seperti yang dilakukan ini jelas melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 22 2009 Pasal 52:
 
(1). Modifikasi Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (1) dapat berupa modifikasi dimensi, mesin, dan kemampuan daya angkut.
 
(2). Modifikasi Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak boleh membahayakan keselamatan berlalu lintas, mengganggu arus lalu lintas, serta merusak lapis perkerasan/daya dukung jalan yang dilalui.
 
(3). Setiap Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi sehingga mengubah persyaratan konstruksi dan material wajib dilakukan uji tipe ulang.
 
(4). Bagi Kendaraan Bermotor yang telah diuji tipe ulang sebagaimana dimaksud pada ayat (3), harus dilakukan registrasi dan identifikasi ulang.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK