Suka Ngorok di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Nusantaratv.com - 05/08/2022 19:00

Ilustrasi mengorok / Freepik
Ilustrasi mengorok / Freepik

Penulis: Harry Prasetyo

Nusantaratv.com - Mungkin ada orang yang menganggap mendengkur sebagai tanda tidur yang nyenyak , tapi  itu jauh dari kata benar. Mendengkur dapat merusak kualitas tidur tidak hanya orang yang tidur di sebelahnya tetapi juga si pendengkur. Tapi masalahnya tidak berakhir di sini. Mendengkur juga dapat menunjukkan kondisi kronis dalam beberapa kasus dan tidak boleh diabaikan jika berulang.

Mendengkur terjadi ketika aliran udara melalui mulut dan hidung tersumbat dan mungkin ada banyak penyebab obstruksi ini.

Dr. Sibasish Dey, Head - Medical Affairs, South Asia, berbicara tentang berbagai penyebab mendengkur dan tips menghindari mendengkur di malam hari.

"Mendengkur, kejadian yang sangat umum pada banyak orang belum tentu merupakan pertanda sehat. Ini bisa menjadi indikasi penyakit kronis yang mendasarinya seperti gangguan endokrin, hipertensi, masalah jantung, dan sebagainya," kata Dr Dey.

Obstruksi dapat terjadi pada berbagai tingkat jalan napas yaitu,

Obstruksi di nasofaring:

Terutama terjadi ketika ada deviasi pada septum hidung, polip, atau obstruksi apa pun yang mungkin statis atau dinamis. Hal ini dapat menyebabkan mendengkur.

Obstruksi di tingkat nasofaring:

Mungkin ada pembesaran kelenjar gondok atau amandel yang menyebabkan penyempitan saluran udara. Hal ini dapat menyebabkan dengkuran atau pembatasan aliran udara saat tidur.

Obstruksi di daerah faring:

Lidah yang rileks menyebabkan jatuhnya lidah ke faring adalah salah satu alasannya. Seseorang yang tidur terlentang dan orang yang mengonsumsi alkohol berlebihan dapat menderita dengkuran jenis ini. Selain itu, otot dilator yang lemah di sekitar daerah leher juga dapat menyebabkan penyumbatan di bagian jalan napas ini. Ini biasanya daerah yang paling umum untuk mendengkur atau apnea saat tidur.

"Dalam banyak kasus, mendengkur keras dikaitkan dengan sleep apnea. Seseorang harus mencari dukungan medis. Mereka mungkin direkomendasikan modifikasi gaya hidup dan terapi PAP tergantung pada tingkat keparahan kondisinya," kata Dr Dey.

Tips untuk menghindari mendengkur di malam hari:

• Tidur miring: Tidur miring dapat membantu mengurangi kemungkinan mendengkur tinggi. Tidur menyamping dengan bantal di punggung dapat membantu mengelola jalan napas dengan lebih baik dan dapat mengurangi insiden mendengkur dan apnea.

• Hindari merokok dan alkohol.

• Dekongestan hidung dapat membantu dalam kondisi tertentu di mana ada penyumbatan rongga hidung yang jelas karena flu biasa.

• Jika Anda kelebihan berat badan, cobalah untuk menurunkan beberapa kilo.

• Cobalah untuk cukup tidur.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
Ilustrasi kopi-1660110337
“Untag Banyuwangi Bangga Berkebaya”.-1660060594
Baking soda-1660058621