Musim Pancaroba, 7 Tips Ini Buat Lindungi Anak dari Gigitan Nyamuk

Nusantaratv.com - 14/09/2022 15:40

Nyamuk menggigit kulit / the conversation
Nyamuk menggigit kulit / the conversation

Penulis: Harry Prasetyo

Nusantaratv.com - Penyakit yang dibawa nyamuk seperti chikungunya, demam berdarah, malaria, dan demam meningkat setiap tahun di pergantian musim.

Anak-anak dan bayi sangat berisiko tinggi karena mereka bermain di luar. Oleh karena itu, orang tua perlu waspada ketika memilih area bermain untuk anak-anak selama musim hujan. 

Biasanya, gigitan nyamuk pada anak-anak mungkin muncul di kulit atau bahkan mungkin tidak disadari sampai mereka mulai merasa tidak nyaman karena gatal-gatal setelah digigit.

Penting untuk memberdayakan diri Anda dengan informasi yang memadai untuk melindungi anak Anda dari nyamuk. Jadi, perlu mengidentifikasi gigitan dan mengobatinya dengan benar.

Berikut gejala gigitan nyamuk pada anak:

Benjolan merah kecil terjadi dengan cepat setelah gigitan, diikuti dengan rasa sakit dan gatal. Benjolan yang bengkak bisa berubah warna menjadi lebih gelap atau lebih keras seiring waktu. Gigitan serangga dapat terlihat mirip dengan gigitan nyamuk, dan orang mungkin tidak tahu apakah benjolan merah atau gatal tersebut disebabkan oleh gigitan nyamuk atau serangga lain. Jadi, berhati-hatilah.

Gigitan nyamuk bahkan dapat menyebabkan reaksi alergi!

Pada anak-anak, terkadang satu gigitan nyamuk dapat menyebabkan apa yang terlihat sebagai beberapa benjolan – hal ini disebabkan oleh reaksi alergi terhadap gigitan awal. Anda juga mungkin melihat gejala seperti ruam, memar dan area pembengkakan yang luas.

Tips mencegah dari gigitan nyamuk:

Dorongan untuk gatal adalah masalah nyata setelah gigitan nyamuk, yang dapat berlangsung selama beberapa jam atau lebih, sehingga mengganggu bayi dan orang tua. Dalam kasus bayi dan anak kecil, akan sulit untuk menghentikan mereka menggaruk area yang terinfeksi, dan ini dapat menyebabkan goresan yang lebih dalam, membuka gigitan, dan menyebabkan infeksi potensial. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengontrol dan mencegah bayi dari gigitan nyamuk:

1. Hindari mengirim anak ke area padat nyamuk seperti kolam air, taman, dan area bermain lainnya.

2. Jauhkan nyamuk dan serangga dari rumah dengan menutup pintu dan jendela secara memadai.

3. Berpakaianlah seperti atasan/kemeja lengan penuh dan celana panjang atau legging, dan gunakan obat nyamuk dalam jumlah yang cukup sebelum mengirim anak-anak ke luar ruangan atau bahkan tinggal di dalam rumah. Anda juga bisa menggunakan anti nyamuk patch yang bisa dioleskan pada pakaian anak atau bahkan roll-on anti nyamuk pada kain.

4. Gunakan kelambu untuk menjauhkan nyamuk dari anak-anak saat tidur.

5. Pintu dan jendela rumah dapat dipasang kelambu untuk mengusir nyamuk, terutama jika berencana untuk membuka jendela di malam hari.

6. Jika makan di luar, hindari restoran terbuka, terutama di malam hari. Pergilah ke hotel dan restoran dalam ruangan di mana kemungkinan gigitan nyamuk lebih kecil.

7. Jika anak Anda pergi keluar, oleskan obat nyamuk di seluruh wajah, tangan, dan kaki mereka.

Berikut cara meredakan gigitan nyamuk:

1. Gunakan sabun dan air untuk membersihkan area tersebut.

2. Untuk mengurangi pembengkakan, oleskan kompres dingin ke daerah tersebut.

3. Untuk mengurangi rasa gatal, oleskan salep anti gatal atau antihistamin yang dijual bebas setelah berkonsultasi dengan dokter

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in