Makan Protein atau Minum protein: Mana yang Lebih Baik?

Nusantaratv.com - 19 Agustus 2022

Ilustrasi makanan / the independent
Ilustrasi makanan / the independent

Penulis: Harry Prasetyo

Nusantaratv.com - Banyak dari kita makan protein untuk dua tujuan: menurunkan berat badan dan membangun otot. Tapi pernahkah Anda ragu apakah akan memilih protein shake atau makanan tinggi protein? 

Nah, protein adalah bahan penting yang penting untuk kesehatan dan bermanfaat bagi otot dan tulang  terlepas dari mana Anda mendapatkannya. Ini dapat meningkatkan kesehatan kulit , meningkatkan sistem kekebalan,  membantu mempertahankan berat badan yang sehat, membantu Anda membangun otot, dan banyak lagi! Sekarang mari kita ke intinya.

Deepti Lokeshappa, Msc Food Science and Nutrition, Konsultan Senior-Ahli Gizi Klinis, Motherhood Hospital, Bengaluru, menjelaskan perbedaan antara makan dan minum protein.

Lokeshappa bertanya, “Jika Anda menyukai olahraga berat, Anda mungkin menyadari popularitas protein shake. Tapi apakah protein shake itu sehat? Apakah lebih baik daripada makan makanan kaya protein? Orang sering terlalu mengandalkan suplemen sambil mengabaikan manfaat makanan kaya protein dalam makanan mereka.”

Mari kita lihat manfaat makan dan minum protein, yang akan membantu Anda memutuskan untuk menambahkan sumber protein terbaik.

Berikut manfaat minum protein:

Protein adalah salah satu bahan pembangun tulang, kulit, dan otot. Berikut adalah beberapa manfaat yang didapat tubuh Anda dengan protein shake:

Manajemen berat badan: Minum protein akan membuat Anda merasa kenyang untuk waktu yang lama, yang membantu menghindari sering ngemil dan, dengan demikian, penambahan berat badan.

Pertumbuhan otot: Banyak penggemar kebugaran percaya bahwa minum protein shake membantu mereka bertambah besar setelah latihan kekuatan.

Nutrisi tambahan: Protein shake dan suplemen memberi tubuh Anda nutrisi tambahan yang mungkin kurang dalam diet Anda. Konsumsinya juga lebih nyaman.

Berikut manfaat mengonsumsi protein:

Meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak: Protein memiliki efek termis yang jauh lebih tinggi daripada lemak dan karbohidrat. Memiliki diet kaya protein terbukti meningkatkan metabolisme dan membantu membakar lebih banyak kalori.

Menurunkan tekanan darah: Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal kronis. Memiliki makanan kaya protein dalam diet terbukti secara positif menjaga tekanan darah.

Kurang berisiko daripada minum protein: Jauh lebih sulit untuk makan protein berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi suplemen dan protein shake dapat berdampak negatif pada tubuh, tetapi tidak demikian halnya dengan mengonsumsi protein.

Apa yang lebih baik antara makan protein dan minum protein?

Orang memiliki kesalahpahaman bahwa minum protein shake akan membantu mereka mendapatkan otot. Ini sebagian benar, tetapi untuk mendapatkan manfaat kesehatan otot dari protein, Anda tidak dapat sepenuhnya menghindari makanan. Untuk hasil yang baik, asupan protein harus dibarengi dengan makanan kaya protein yang tepat juga.

Lokeshappa mengatakan, "Karena protein shake tidak dimaksudkan untuk menggantikan makanan, mereka harus dikonsumsi dalam jumlah sedang karena penggunaan jangka panjang juga dapat menimbulkan tantangan kesehatan tertentu seperti masalah pencernaan, mual, kembung, dll."

Mnggunakan kedua sumber protein—dari makanan dan bubuk—memiliki keuntungan, apakah Anda ingin mempertahankan berat badan, membentuk otot, atau sekadar ingin tetap sehat. 

Selain itu, karena protein shake memiliki konsekuensi negatif jangka panjang, Anda harus membatasi konsumsi dan memasukkan lebih banyak makanan kaya protein, seperti telur, quinoa, keju cottage, almond, susu, ikan, tahu, kacang tanah, dan kacang-kacangan. Seseorang yang ingin tetap sehat harus selalu memilih pola makan yang sehat dan seimbang.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

(['model' => $post])