Jelang Libur Akhir Pekan Panjang, Ini Harapan Pedagang Teras Malioboro Yogyakarta

Nusantaratv.com - 12/05/2022 10:18

Teras Malioboro Yogyakarta. (Adiantoro/NTV)
Teras Malioboro Yogyakarta. (Adiantoro/NTV)

Penulis: Tri Budi Purnomo | Editor: Adiantoro

Nusantaratv.com - Akhir pekan ini masyarakat akan kembali bertemu dengan momentum libur panjang. Libur akhir pekan pada 14-15 Mei akan beriringan dengan libur nasional Hari Raya Waiska pada 16 Mei 2022.

Momentum itu bisa kembali dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga atau melakukan perjalanan ke luar kota mengunjungi tempat wisata, termasuk Teras Malioboro Yogyakarta.

Berdasarkan data dari Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta, selama libur Lebaran 2022, dalam satu hari jumlah pengunjung Teras Malioboro 2 sebanyak 25.000 orang. 

Hal ini menepis kekhawatiran pedagang yang semula khawatir akan sepi kunjungan wisatawan pasca relokasi. Salah satu pedagang kaki lima yang direlokasi, Ermawati yang merupakan pedagang pakaian membagikan ceritanya sejak menempati Teras Malioboro 2. 

Menurutnya, pemindahan ini memang membuat lebih tertata dan rapi. Namun, dari segi omzet tidak terlalu mengalami peningkatan. "Ya jujur libur Lebaran kemarin itu memang ramai sekali pengunjung, tapi yang sampai pada akhirnya beli itu tidak terlalu banyak. Mungkin juga karena lapak saya lokasinya di bagian tengah lorong, kalau yang bagian depan itu ya udah pasti lebih ramai karena lebih kelihatan," ujar Erma, dilansir dari laman jogjakota.go.id, Kamis (12/5/2022).

Menjelang akhir pekan panjang ini, Erma berharap dagangannya akan lebih laris lagi dibandingkan hari-hari biasa. Sebab, kata dia, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi termasuk keluarga serta operasional untuk dagangannya.

"Bismillah, semoga libur dari hari Sabtu (14/5), Minggu (15/5), dan Senin (16/5) ini dagangan bisa laris. Banyak pengunjung yang bisa ngelarisi. Kebutuhan rumah juga banyak banget yang harus ditutup," harap Erma.

Foto: Pedagang di Teras Malioboro Yogyakarta. (Jogjakota.go.id)

Sejak pemindahan PKL (pedagang kaki lima) ke Teras Malioboro pada Februari lalu, ruang-ruang di trotoar terlihat lebih lapang untuk para pengunjung. Hal ini juga dirasakan pengunjung asal Tuban, Jawa Timur (Jatim), Attawrahman. Dia menilai sejak ada Teras Malioboro trotoar untuk pejalan kaki lebih luas dan juga bersih.

"Menurut saya penataan kayak gini lebih bikin nyaman buat pengunjung. Pas mau belanja juga lebih mudah karena udah ada lapak-lapak yang ada di satu titik dan lengkap. Ada yang jual baju, pernak-pernik, sama makanan juga, beli oleh-oleh jadi gampang. Terus dari segi kebersihan udah lebih bagus. Fasilitas wastafel dan toilet juga deket," tukas Attawrahman. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in