5 Manfaat Kesehatan Traveling yang Terbukti Secara Ilmiah

Nusantaratv.com - 27/03/2022 12:20

Ilustrasi traveling / lifehack.org
Ilustrasi traveling / lifehack.org

Penulis: Harry Prasetyo | Editor: Ramses Manurung

Nusantaratv.com, - Kapan terakhir kali kamu traveling? Bepergian untuk bisnis adalah satu hal lain, tetapi di sini tentang mengepak tas kamu, keluar dari akun email  dan memutuskan hubungan dari rutinitas normal selama seminggu atau lebih.

Traveling tidak hanya menyenangkan dan mengasyikkan; ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa itu sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional kamu juga.

1. Perjalanan Membuat Lebih Sehat

Menurut sebuah studi bersama dari Komisi Global untuk Penuaan dan Pusat Studi Pensiun Transamerica, dalam kemitraan dengan Asosiasi Perjalanan A.S., bepergian sebenarnya membuat kamu lebih sehat. Studi ini menemukan bahwa wanita yang berlibur setidaknya dua kali setahun menunjukkan risiko yang jauh lebih rendah menderita serangan jantung daripada mereka yang hanya bepergian setiap enam tahun atau lebih.

Hal yang sama berlaku untuk pria. Pria yang tidak mengambil liburan tahunan menunjukkan risiko kematian 20 persen lebih tinggi dan risiko penyakit jantung 30 persen lebih tinggi.

2. Perjalanan Menghilangkan Stres

Meskipun ketinggalan penerbangan lanjutan atau kehilangan bagasi di bandara asing pasti akan meningkatkan kecemasan, bepergian telah terbukti secara ilmiah menurunkan tingkat stres, dan secara dramatis.

Menurut sebuah penelitian, tiga hari setelah berlibur, para pelancong melaporkan bahwa mereka merasa kurang cemas, lebih banyak istirahat, dan dalam suasana hati yang lebih baik. Menariknya, manfaat tersebut cenderung bertahan hingga berminggu-minggu setelah perjalanan berakhir.

3. Perjalanan Meningkatkan Kreativitas

“Pengalaman asing meningkatkan fleksibilitas kognitif dan kedalaman dan keterpaduan pemikiran, kemampuan untuk membuat hubungan yang mendalam antara bentuk-bentuk yang berbeda,” jelas Adam Galinsky, profesor di Columbia Business School yang telah menulis sejumlah penelitian yang menyelidiki hubungan konkret antara kreativitas dan traveling.

Perjalanan saja tidak cukup, namun. Galinsky telah menemukan bahwa pelancong internasional harus memiliki tujuan untuk terlibat.

“Kuncinya, proses kritis adalah keterlibatan multikultural, pendalaman dan adaptasi,” lanjutnya. “Seseorang yang tinggal di luar negeri dan tidak terlibat dengan budaya lokal kemungkinan akan mendapatkan lebih sedikit dorongan kreatif daripada seseorang yang bepergian ke luar negeri dan benar-benar terlibat dalam lingkungan lokal.”

4. Perjalanan Meningkatkan Kebahagiaan dan Kepuasan

Kebanyakan orang cenderung lebih bahagia ketika mereka bepergian dan tidak perlu khawatir tentang pekerjaan. Namun, salah satu hal menarik yang diambil dari penelitian Cornell University adalah bahwa orang juga mengalami peningkatan kebahagiaan secara langsung hanya dengan merencanakan perjalanan.

Studi tersebut menemukan bahwa antisipasi untuk berlibur jauh lebih besar daripada antisipasi untuk mendapatkan kepemilikan fisik. Dengan demikian, manfaat bepergian dimulai jauh sebelum perjalanan dilakukan.

5. Perjalanan Menurunkan Risiko Depresi

Sementara orang cenderung menghindari subjek dalam masyarakat kita, sayangnya depresi merupakan masalah besar. Jutaan orang Amerika berjuang dengan depresi secara teratur dan tidak jarang dokter meresepkan obat untuk depresi secara berlebihan.

Untungnya, alternatif yang lebih sehat tersedia untuk melarikan diri dari keputusasaan dari keadaan depresi. Menurut penelitian, traveling mungkin salah satunya.

Sebuah studi dari Marshfield Clinic di Wisconsin menemukan bahwa wanita yang berlibur setidaknya dua kali setahun lebih kecil kemungkinannya untuk menderita depresi dan stres kronis dibandingkan wanita yang berlibur kurang dari sekali setiap dua tahun.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in