Aje Gile, Rujak Cingur Dijual 60 Ribu Seporsi

Jika anda bertandang ke warung "Rujak Mella" di Jalan Raya Wiguna Timur, Surabaya, Jawa Timur, jangan kaget dengan harga seporsi rujak cingur buatannya.
Aje Gile, Rujak Cingur Dijual 60 Ribu Seporsi
Bu Mella penjual rujak cingur seporsi Rp 60 ribu

Jakarta, Nusantaratv.com - Setelah sebelumnya heboh warung makan di Tegal yang memberikan harga cukup fantastis, kini muncul seorang penjual rujak cingur yang menjajakan dagangannya Rp 60 ribu per porsi.

Tak hanya itu, penjual yang bernama Marmila atau Bu Mella ini juga menjual es teh dengan harga yang tak biasa yaitu Rp 15 ribu.

Menurut penuturan sang penjual dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @nenk_update, dagangannya itu dinikmati oleh kalangan elite.

"Tempat mah, enggak jamin! Soalnya di sini yang makan orang-orang elite!" ujar ibu penjual rujak yang bernama Mella tersebut.

Dalam video yang beredar, warung tersebut hanya sebuah warung kaki lima yang tidak memiliki tenda, bahkan berjualan di bawah pohon saja, seperti yang dilansir dari Viva. Warung yang diketahui bernama "Rujak Mella" itu membuat pembeli yang merekam kaget karena harga yang cukup tinggi.

Berikut percakapan antara pembeli dan penjual rujak tersebut:

"Empat porsi 300 ya bu," tanya pria itu. "Satu porsinya memang 60 ribu," jawab penjual.

"Berarti 4 porsi 315 ribu ya," kata pria.

"Iya kalau gado-gado lontong mi 15 ribu, kan lihat itu orang porsinya kayak gitu," kata penjual.

"Ya aku baru tau makan rujak harganya segitu," lanjut pria itu. "Kalau saya lihat tempatnya."

"Tempat mah, enggak jamin. Soalnya di sini yang makan orang-orang elit!" ujar ibu itu memotong perkataan pria tersebut.

"Oh gitu, ya udah kalau begitu, mohon maaf ya, bu," kata pria itu lalu pergi dari warung.

Video yang viral tersebut berujung penertiban oleh pejabat setempat. Warung tersebut dinilai berjualan tidak pada tempatnya dan menggunakan fasilitas umum.

Petugas dari Satpol PP Kec. Rungkut didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Rungkut mendatangi warung tersebut pada Senin (10/6) lalu. Pemiliknya mendapatkan pengarahan dari pihak kelurahan dan juga anggota Polsek Rungkut Subaraya.