Tidak Mandi 60 Tahun, Amou Haji Pria Terkotor di Dunia Meninggal

Nusantaratv.com - 27/10/2022 09:35

Amou Haji/net
Amou Haji/net

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Pria asal Iran yang dijuluki laki- laki terkotor di dunia, wafat tidak lama sehabis mandi pada Minggu (23/10). Haji wafat dalam usia 94 tahun di desa Dejgah, provinsi selatan Fars. 
Selama hidup, Amou memilih tak mandi selama 60 tahun.
 
Penduduk desa menyebutnya sudah hadapi "kemunduran emosional di masa mudanya" serta membuat Haji menolak buat mandi.

Tidak cuma menolak mandi, Haji pula menjauhi makan santapan bersih. Dia makan roadkill (hewan- hewan yang mati tertabrak kendaraan) serta mengisap pipa berisi kotoran hewan. Media lokal memberi tahu dirinya khawatir jatuh sakit bila mandi serta makan dengan layak.

Masyarakat desa membujuknya mandi buat awal kalinya. Selang berapa lama pria terkotor di dunia wafat setelah sempat sakit.

Haji tidak sempat menikah serta nyatanya tidak mempunyai keluarga. Tetapi penduduk setempat mengasihi Haji serta membangunkan gubuk batu bata untuknya supaya ia menyudahi tidur di lubang tanah.

Haji mengundang rasa penasaran orang sepanjang sebagian tahun terakhir. Orang- orang mengunggah video berisi tingkah ajaib Haji tercantum merokok sampai 5 batang rokok sekalian ataupun mengisap kotoran dari sambungan pipa logam.

Usai laki- laki terkotor di dunia wafat, secara tidak formal gelar laki- laki terkotor di dunia bisa jadi hendak disandang laki-laki asal India, Kailash Singh yang berumur 63 tahun.

Laki- laki yang akrab disapa Kalau ini tidak mandi ataupun menyikat gigi sepanjang 35 tahun terakhir. Dia mandi dengan api ataupun dikatakan Agni Snan.

Buatnya, mandi dengan api selayaknya mandi dengan air.

"Aku masih tidak ingat gimana seluruhnya diawali. Aku baru ketahui itu diawali dekat 35 tahun kemudian," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in