Pelaku Kasus "Video Ikan Asin" Menjadi Tersangka

Pelaku Kasus "Video Ikan Asin" Menjadi Tersangka
Tersangka Kasus Video Ikan Asin (Sumber Foto : Tribunnews.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Penyidik Ditreskrimsus Poda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka pelaku pencemaran nama baik melalui media sosial yakni : Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami.

Kasus ini bermula ketika Fairuz A Rafiq melaporkan mantan suaminya Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya dikarenakan melakukan penghinaan terhadap dirinya melalui video yang diunggah terkait dengan bau ikan asin.

Perbuatan tersebut dapat dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP yang ancaman Hukumannya lebih dari 6 tahun penjara.

Dalam video youtube tersebut ketiga tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Agro Yuwono mengatakan Pablo Benua berperan sebagai pemilik Akun Youtube dengan nama Official Rey Utami dan Benua Channel.(Kamis 11/7/2018)

Rey Utami yang merupakan isteri dari Pablo Benua, berperan sebagai pemilik Akun Email untuk membuat Akun Youtube tersebut.
Pablo Benua dan Rey Utami bersama dengan Galih Ginanjar membuat suatu wawancara, direkam, diedit dan secara sadar diunggah (diupload) ke channel Youtube Rey Utami dan Benua Channel.

Galih Ginanjar berperan sebagai orang yang dengan sadar menyampaikan pernyataan yang melanggar unsur asusila dan mencemarkan nama baik Fairuz.(FS)