Google Siapkan Sertifikasi Khusus Bagi Smartphone Android Gaming

Google diketahui tengah menggarap program sertifikasi resmi untuk smartphone gaming berbasis OS Android.
Google Siapkan Sertifikasi Khusus Bagi Smartphone Android Gaming
Ilustrasi smartphone gaming. (AndroidPIT)

Jakarta, Nusantaratv.com - Dalam waktu beberapa tahun belakangan ini, konsep smartphone gaming telah berkembang serta makin canggih. Hal ini seiring dengan makin kuatnya spesifikasi perangkat. Begitu juga berbagai fitur yang dimilikinya. 

Saat ini, smartphone gaming tidak hanya kuat untuk menjalankan game berkaliber besar, akan tetapi dibekali dengan keunggulan lain seperti sistem pendingin yang lebih canggih, desain yang mendukung pengalaman bermain game, atau pengaturan software untuk membawa pengalaman gaming menjadi lebih menyenangkan.

Menurut informasi terbaru yang dihimpun dari laman XDA Developer, saat ini diketahui Google tengah menggarap program sertifikasi resmi untuk smartphone gaming berbasis OS Android.

Baca Juga: Ini Smartphone yang Nantinya Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp

Dilansir dari Gizchina, Rabu (9/10/2019), langkah Google ini dimaksudkan untuk lebih jauh mengenai rekomendasi, dan sertifikasi Android di smartphone gaming terkini. Dalam sertifikasi tersebut, di dalamnya menjadi bagian dari dokumentasi internal Google yang dikirim ke produsen.

Laman XDA Developer telah memperoleh salinan persyaratan Google terbaru untuk pemasangan Google Mobile Service, dan dokumen itu berisi referensi ke CDD (Compatibility Definition Document).

Sementara itu, menurut bagian 13.14 dari dokumentasi Google tersebut, perangkat yang ingin disertifikasi sebagai perangkat game harus dibekali dengan dukungan GPU kinerja tinggi yang modern dan diperbarui. Tak hanya itu, perangkat tersebut juga harus memiliki dukungan API yang memadai untuk komponen layar dan frame rate yang tinggi per detik-nya.

Selain itu, terminal harus kompatibel dengan Vulkan Graphics API di versi 1.1, dan lulus tes OpenGL ES/Vulkan dan mematuhi persyaratan kompatibilitas lainnya. Seperti koreografer dan SurfaceFlinger.

Terakhir, yang tak kalah penting adalah kapasitas memori. Google ingin adanya standar OEMs/ODMs untuk memastikan bahwa perangkat gaming memungkinkan aplikasi yang diinstal di perangkat gaming tersebut berjalan dengan baik, setidaknya 2.3GB memori bisa tersisa di luar sistem.

Tapi, patut disayangkan, sejauh ini belum ada detail lebih lanjut tentang sertifikasi Google untuk ponsel gaming tersebut. Namun, kabarnya Google membentuk tim internal untuk bekerjasama dengan banyak produsen smartphone gaming dan produsen prosesor gaming.