Isu Lingkungan Jadi Inspirasi Pengembangan Produk IKKON Lombok Timur

Isu Lingkungan Jadi Inspirasi Pengembangan Produk IKKON Lombok Timur
Desainer tekstil IKKON Lombok Timur, Aditya Putri berdiskusi tentang pengolahan limbah sabut kelapa dengan pengrajin setempat. Bekraf

Lombok Timur, Nusantaratv.com - Gunungan  sabut  kelapa di beberapa ruas jalan serta gundukan sampah di beberapa titik pedesaan Lombok Timur jadi pemandangan yang bisa dijumpai saat berkunjung ke sana.

Sebagai salah satu kota penghasil kelapa, Lombok Timur menghadapi kesulitan dalam pengolahan limbah kelapa selain itu limbah rumah tangga juga menjadi hal yang belum mendapat penanganan tepat.

Melihat hal tersebut, pada Trip ke dua ini, Tim IKKON Lombok Timur menjadikan isu lingkungan sebagai ide dasar dalam membuat perencanaan pengembangan produk.

Trip kedua yang berlangsung sejak awal Agustus ini melibatkan Tim IKKON yang terdiri atas profesional di bidang business development, desain produk, desain mode, desain tekstil, desain interior, arsitektur, fotografi, videografi, musik, kebudayaan, seni pertunjukan dan didampingi oleh mentor dan steering committee sebagai advisor dalam pengambilan keputusan. 

“IKKON hadir tidak hanya untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam dan budaya yang dimiliki tetapi juga bagaimana mencarikan solusi bagi masalah yang ada.

IKKON juga harus mampu memberdayakan masyarakat dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif di wilayahnya,” ujar Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu.

Poppy menegaskan, keberadaan Tim IKKON di Lombok Timur dan daerah IKKON lainnya harus mampu membawa dampak positif yang dapat dirasakan secara langsung dan menyeluruh bagi masyarakatnya, khususnya dalam meningkatkan taraf ekonomi lokal.

Ia juga menekankan bahwa apa yang dilakukan oleh Tim IKKON bukan merubah apa yang sudah ada, namun lebih kepada pemeliharaan dan pengembangan kekayaan budaya yang sudah dimiliki.

Selain pengolahan limbah sabut kelapa, Tim IKKON Lombok Timur juga fokus kepada pengembangan desain tenun, anyaman dan gerabah khas Lombok Timur.

Mereka membuat berbagai desain produk yang menarik, modern dan efisien sehingga dapat menarik minat wisatawan tanpa menghilangkan ciri khas lokal. Story dan filosofi pun telah dipersiapkan untuk melengkapi setiap produk yang akan dibuat.

Desain arsitektur dan interior di daerah ini pun menarik untuk dibahas, kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak gunung berapi aktif dan dikepung oleh tiga lempeng tektonik dunia membuat Indonesia kerap kali diterpa bencana gempa dan tsunami, salah satunya menimpa Lombok tahun lalu yang mengakibatkan kemerosotan ekonomi akibat berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan pasca gempa. Untuk meminimalisir dampak gempa yang mungkin kembali terjadi di kawasan ini, maka Tim IKKON membuat desain arsitektur dengan konsep Konstruksi Nusantara yang memakai bahan baku alam hasil daerah setempat.

Tim IKKON juga bekerja sama dengan salah satu penginapan yang ada di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur untuk membuat prototype desain interior yang mengadopsi keragaman budaya lokal namun tetap bertaraf internasional.

Pengembangan budaya yang dilakukan oleh Tim IKKON melalui pelestarian seni tari dengan mengedukasi generasi muda Lombok Timur tentang pentingnya melestarikan budaya tari yang hampir punah di daerahnya, mereka juga diajarkan beberapa tarian yang akan ditampilkan dalam pagelaran daerah dalam waktu dekat.