Kemenperin Kian Fokus Ciptakan SDM

Kemenperin kian fokus mendorong terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang kompeten di Tanah Air
Kemenperin Kian Fokus Ciptakan SDM
Kepala BPSDMI Eko S.A Cahyanto/ Kemenperin

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kian fokus mendorong terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang kompeten di Tanah Air. Salah satu upaya yang sedang dilakukan melakukan monitoring dan evaluasi hasil pelaksanaan program pendidikan vokasi industri yang link and matchantara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri.

“Sampai akhir tahun ini, kami akan melakukan monitoring dan evaluasi, agar mengetahui hasilnya seperti apa, sehingga nanti terus melangkah lebih baik lagi. Karena dari 14 ribu SMK di Indonesia, ada sekitar 4.000 SMK yang memiliki kompetensi terkait dengan industri,” ujar Eko S.A Cahyanto Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin di Jakarta, (9/8/2019).

Eko mengemukakan, pihaknya telah melakukan penyelarasan kurikulum dan silabus di SMK sesuai dengan kebutuhan industri. Selain itu dilakukan pula penyusunan modul untuk materi pembelajaran tambahan. “Hingga saat ini, sudah ada sebanyak 35 kompetensi keahlian bidang industri," kata Eko.

Agar kurikulum hasil penyelarasan dapat diimplementasikan dengan baik, menurut Eko, perlu ada peningkatan kompetensi guru bidang produktif. Mulai tahun 2018, Kemenperin telah memfasilitasi pelatihan sebanyak 508 guru SMK dan program pemagangan guru SMK sebanyak 1.233 orang.

Pada Tahun 2019, Kemenperin akan memprogramkan peningkatan kompetensi guru produktif SMK, yakni melalui program pemagangan yang ditargetkan diikuti sebanyak 1.000 guru dan pelatihan sebanyak 1.000 guru.

“Kami harapkan, guru-guru SMK dapat memanfaatkan kesempatan ini guna terlaksananya program link and match dengan industri,” ungkap Eko.