Bekraf Gelar Pameran Identitas Visual HUT Kemerdekaan RI

Pameran tersebut menampilkan proses dan konsep pembuatan desain hingga desainer yang terlibat dalam proses pemilihan desain visual HUT Kemerdekaan Republik Indonesia
Bekraf Gelar Pameran Identitas Visual HUT Kemerdekaan RI
Peserta Upacara Perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI melihat-lihat Pameran Identitas Visual/ Bekraf

Jakarta, Nusantaratv.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) menyelenggarakanPameran Identitas Visual yang dilaksanakan di samping lapangan upacara Istana Negara, Sabtu (17/8/2019).

Pameran tersebut menampilkan proses dan konsep pembuatan desain hingga desainer yang terlibat dalam proses pemilihan desain visual HUT Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya.

“Pameran ini menekankan proses tata kelola yang tepat dalam penciptaan sistem identitas visual kegiatan pemerintah. Melalui tata kelola yang tepat, desainer grafis di berbagai wilayah Indonesia berkesempatan menunjukkan karya terbaik sebagai salah satu bentuk peran serta profesi dalam kehidupan bernegara. Selain itu, kami juga meng-highlight nama-nama desainer yang terlibat selama proses pemilihan desain berlangsung,” ujar Ketua ADGI, Rege Instrastudianto di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

Rege menyampaikan selama empat tahun terakhir, Bekraf selalu menggandeng ADGI dalam pelaksanaan kompetisi desain HUT Kemerdekaan RI. Pembuatan logo ini membutuhkan waktu sekitar tiga bulan yang diawali dengan penyampaian tema yang perayaan HUT RI. Setelah itu, ADGI akan melakukan proses seleksi desainer di masing-masingchapter anggota ADGI, yakni Chapter Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, dan Malang sehingga setiap tahunnya akan ada lima hingga enam desainer yang terlibat dalam pembuatan desain visual ini.

Setelah usulan dari masing-masing perwakilan anggota ADGI terkumpul, daftar desainer terpilih diserahkan ke Bekraf dan desainer kemudian membuat desain logo. Oleh karena itu, akan ada beberapa alternatif desain yang kemudian di seleksi oleh Bekraf dan Sekretariat Negara (Setneg) sebelum akhirnya diusulkan ke Presiden, Joko Widodo. Apabila sudah disetujui, logo diluncurkan pada akhir Juli atau awal Agustus.

Dia menjelaskan, saat perayaan HUT ke-71, desain karya Adityayoga dipilih karena dinilai tepat dalam menggambarkan tema Kerja Nyata. Komitmen pemerintah dalam memajukan Indonesia bersama masyarakat yang diilustrasikan melalui dua setengah lingkaran dan angka 1 yang menembus bidang lingkaran mengarah ke kanan.

Tahun selanjutnya, tema yang diusung adalah Kerja Bersamayang merupakan representasi semangat gotong royong untuk membangun negeri menuju masa depan yang lebih baik. Angka 7 disimbolkan sebagai anak panah yang menyerog ke arah kanan atas yang melambangkan dinamisme pembangunan. Sedangkan angka 2 terlihat merangkul angka 7 sebagai lambang asas kebersamaan. Angak tersebut juga merepresentasikan bentuk bendera Indonesia yang terdiri atas dua bagian. Desain ini merupakan karya Agra Satria.

Desain visual perayaan HUT ke-73, terinspirasi dari energi dan kerja yang merepresentasikan penyelenggaraan Asian Games (Energy of Asia). Oleh karena itu, Kevin Raozan membuat desain dengan garis dinamis yang berarti kemajuan, semangat, dan optimisme.

Di perayaan tahun ini, anggota ADGI yang terpilih adalah Bima Surya asal Jogja. Logo tahun ini menggambarkan sinergi, kolaborasi, inspirasi, dan semangat bekerja tiada henti untuk membangun negeri. Dalam desain visual kali ini, angka 7 dan 4 menempel seperti satu kesatuan yang melambangkan sinergi dan kolaborasi. Sedangkan garis petir yang terletak di antara kedua angka tersebut melambangkan gerak, kerja dan energi.