Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Lengkapi Berkas Tambahan

MK menyatakan telah meregistrasi gugatan sengketa pilpres yang diajukan oleh Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi. Juru Bicara MK, Fajar Laksono menyebut Akta Registrasi Perkara Konstitusi sudah terbit sebagai bukti pencatatan permohonan.
Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Lengkapi Berkas Tambahan
Tim Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi saat mendatangi MK pada Selasa (11/6/19).

Jakarta, Nusantaratv.com -Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi melakukan registrasi dan melengkapi berkas tambahan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, pada Selasa (11/06/2019), di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta. 

Hadir dalam registrasi berkas kelengkapan ini Anggota Kuasa Hukum BPN Prabowo Sandi, diwakili Denny Indrayana bersama tim.  

Denny Indrayana mengungkapkan, berkas yang dilengkapi adalah terkait bukti untuk memperkuat gugatan kubu Prabowo-Sandi. Lebih lanjut, Denni enggan menjelaskan secara detail bukti apa saja yang diserahkan kepada awak media.  

Denny pun menyerahkan sepenuhnya kepada MK untuk memublikasikan dalil gugatan Prabowo-Sandi.

"Apa buktinya berapa buktinya, apa saja buktinya izinkan nanti teman-teman, biar MK saja yang memublikasikan, MK belum mengumumkan tunggu saja insya allah hari ini diupload, teman-teman akan lihat," ujar Denny. 

MK menyatakan telah meregistrasi gugatan sengketa pilpres yang diajukan oleh Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi. Juru Bicara MK, Fajar Laksono menyebut Akta Registrasi Perkara Konstitusi sudah terbit sebagai bukti pencatatan permohonan. 

Menurut Fajar, dalam waktu dekat MK akan mengirimkan surat elektronik terkait jadwal sidang perdana gugatan sengketa pilpres 2019, baik ke pemohon (Tim Prabowo-Sandi) dan Terkait (KPU, TKN Jokowi-Ma'ruf, dan Bawaslu).

 

Reporter : Syidik