Lagi! Dua Pimpinan KPK Mundur

Pimpinan yang mundur menilai KPK dikepung dari berbagai sisi
Lagi! Dua Pimpinan KPK Mundur
Konferensi pers mundurnya tiga pimpinan KPK. (Twitter @KPK_RI)

Jakarta, Nusantaratv.com - Setelah Saut Situmorang, dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lainnya juga mundur dari jabatannya. Mereka antara lain Agus Rahardjo dan La Ode Muhammad Syarif. 

Ditemani Saut, keduanya menyerahkan  tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan ini disampaikan dalam siaran langsung di akun Twitter KPK, Jumat (13/9/2019).

Agus mengaku prihatin dan cemas dengan kondisi pemberatasan korupsi saat ini. Sebab menurutnya KPK kini dikepung dari berbagai sisi.

Agus pun mengaku prihatin dengan revisi UU KPK. Hingga kini pihaknya belum mengetahui apa isi dari Rancangan UU KPK. 

"Sampai saat hari ini, kami draft yang sebetulnya saja tidak mengetahui," ujar Agus. 

Pimpinan KPK, kata Agus merasa revisi UU KPK dilakukan secara diam-diam.

"Saya juga mendengar rumor, dalam waktu cepat akan segera diketok. Ini kita bertanya-tanya sebetulnya kegentingan apa sehingga harus buru-buru disahkan," tuturnya.

Agus mengaku sudah bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Tapi saat bertemu Yasonna, Agus mengaku tak mendapatkan draft RUU KPK.

Saat itu, Yasonna hanya menyatakan KPK bakal diundang dalam pembahasan. Namun, kata Agus, mengacu pemberitaan salah satu media massa, disebutkan pembahasan RUU KPK tak lagi memerlukan konsultasi termasuk dengan KPK.

"Mungkin ini apa memang betul ini mau melemahkan KPK?" ucapnya. 

Atas itu, setelah mempertimbangkan hal-hal tersebut, pimpinan KPK menyatakan menyerahkan pengelolaan KPK ke Presiden.

"Dengan berat hati ini Jumat 13 September kami menyerahkan tanggungjawab pengelolaan KPK ke Bapak Presiden. Kami menunggu perintah apakah kemudian kami masih akan dipercaya sampai Desember. Kami menunggu perintah itu, mudah-mudahan kami diajak bicara Presiden," jelas Agus. 

Adapun dalam kesempatan itu dua pimpinan KPK yakni Basaria Panjaitan dan Alexander Marwata, tak nampak.