Ketua KPK Terpilih Firli Bahuri 'Polisi Banget'

Firli Bahuri terpilih menjadi ketua KPK lewat voting anggota DPR RI. Melihat rekam jejak karirnya, Firli Bahuri 'Polisi Banget'
Ketua KPK Terpilih Firli Bahuri 'Polisi Banget'
Irjen Firli Bahuri, Ketua KPK yang baru.

Jakarta, Nusantara.com - Setelah melalui proses voting suara yang cukup 'alot' DPR RI akhirnya memilih Firli Bahuri menjadi ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Firli menjadi ketua KPK untuk periode 2019-2023. Kapolda Sumatera Selatan itu dipilih karena memperoleh suara terbanyak.

Lima dari 10 pimpinan KPK jilid V ini terpilih melalui proses voting yang diselenggarakan Komisi III DPR usai melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. Firli mendapatkan suara bulat dari total anggota Komisi III DPR yang hadir, yakni 56.

Firli Bahuri 'Polisi Banget' jika melihat rekam jejak karirnya. Hal itu tentu berbeda dengan para pemimpin sebelumnya di lembaga antirasuah tersebut.

Sebut saja Agus Rahardjo pendahulunya. Dia tak lebih dari seorang sipil yang bekerja terakhir kali sebelum menjabat ketua KPK yaitu sebagai ketua di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Begitu juga dengan Abraham Samad dimana sejak tahun 1996, Abraham Samad melakoni profesi sebagai seorang Advokat.

Tak beda dengan Abraham Samad, Antasari Azhar tercatat, juga memiliki profesi sebagai penegak hukum yaitu jabatan terakhir sebelum menjabat ketua KPK yaitu sebagai kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Sedangkan pengganti Antasari Azhar yaitu M. Busyro Muqoddas juga tercatat sebagai seorang advokat.

Sementara itu Taufiequrachman Ruki yang dua kali memimpin KPK memang profesinya polisi juga seperti ketua KPK terpilih saat ini, Firli Bahuri. Namun saat Taufiequrachman Ruki  dipilih jadi Ketua KPK, dia sudah memasuki masa pensiun alias sudah purnawirawan.

Jadi kalau Firli Bahuri disebut 'Polisi Banget' rasanya tepat jika dibandingkan dengan para pendahulunya.

Bagaimana tidak, disaat ditetapkan sebagai ketua KPK lewat voting suara, Firli Bahuri sendiri masih aktif bekerja sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Wikipedia mencatat seputar karir pria kelahiran 8 November 55 tahun silam ini yaitu, pernah menjabat ajudan Wakil Presiden RI Boediono. Ia kemudian menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Banten, Karopaminal Divpropam Polri, Kepala Kepolisian Daerah Banten, Karodalops Sops Polri, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Deputi Penindakan KPK dan terakhir sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatra Selatan.