Dugaan Makar Sri Bintang, Polisi Periksa Ahli

Polisi juga analisa barang bukti
Dugaan Makar Sri Bintang, Polisi Periksa Ahli
Aktivis Sri Bintang Pamungkas. (CNNIndonesia.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi menyelidiki kasus dugaan makar yang diduga dilakukan aktivis Sri Bintang Pamungkas. Penegak hukum memeriksa saksi-saksi dan ahli untuk mendalami kasus itu.

"Kita sudah menerima laporan dan kita sedang memeriksa beberapa ahli dan juga saksi," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan di kantornya, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Menurut Iwan, guna menyelidiki kasus itu, penyidik berupaya meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Bukti-bukti yang diserahkan pelapor juga dianalisis penyidik.

"Barang bukti sudah kita lakukan pengkajian dan analisis," jelas Iwan.

PITI melaporkan Sri Bintang ke Polda Metro Jaya, Rabu (4/9/2019). Sri Bintang dipolisikan atas pernyataannya yang mengajak masyarakat menjatuhkan Presiden Jokowi.

Menurut Ketua Umum PITI, Ipong Hembing Putra pernyataan Sri Bintang berbahaya, karena berpotensi memprovokasi masyarakat. Karenanya ia berharap polisi segera mengambil tindakan.

Laporan Ipong tertuang pada nomor LP TBL/5572/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan pelapor bernama Ipong Wijaya Kusuma dan terlapor Sri Bintang Pamungkas. Pasal yang disangkakan yakni Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 19/2016 tentang ITE atau Pasal 160 KUHP.

Pasal tersebut berkaitan dengan penyebaran informasi yang menimbulkan ujaran kebencian melalui media elektronik dan menghasut di muka umum. Dalam laporan polisi itu tertulis waktu kejadian pada tanggal 31 Agustus 2019. Sri Bintang sendiri kala itu berbicara terkait kondisi Papua.

"PITI keberatan atas pernyataan video yang beredar di YouTube di mana bahwa Sri Bintang Pamungkas mengajak rakyat Indonesia untuk menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden Jokowi pada tanggal 20 Oktober 2019," ujar Ipong di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/9/2019).