Besok Polisi Periksa Pelapor Pria Pengancam Jokowi

Besok Polisi Periksa Pelapor Pria Pengancam Jokowi
Menko Polhukam Wiranto

Jakarta, Nusantaratv.com - Penyidik Polda Metro Jaya berencana memanggil pelapor pengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menko Polhukam Wiranto, C Suhadi, Rabu (12/5/2019).

Pimpinan organisasi relawan Jokowi-Ma'ruf Amin, Negeriku Indonesia Jaya itu, dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi pelapor. 

"Tanggal 12 Juni 2019, saya akan diperiksa sebagai saksi pelapor dalam kasus rencana pembunuhan terhadap Presiden RI dan Menko, yang dilakukan oleh pria bersorban hijau pada tanggal 21 Mei 2019," ujar Suhadi, Selasa (11/5/2019). 

Tak jelas pukul berapa Suhadi diperiksa penyidik, namun ia mengatakan akan tiba pukul 11.00 WIB. 

"Saya akan ke Polda jam 11 siang, di ruang Unit 1 Subdit Ranmor, gedung utama, lantai 3," jelasnya. 

Sebelumnya polisi menahan pria pengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menko Polhukam Wiranto, Muhammad Fahri.

Fahri ditahan sampai 20 hari ke depan sejak 1 Juni 2019. Fahri ditahan di ke ruang tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya.

Fahri ditangkap di Palu, Sulawesi Tengah karena mengancam membunuh Jokowi dan Wiranto.

Video pernyataan Fahri viral di media sosial, sehingga sempat dilaporkan pimpinan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin dari Negeriku Indonesia Jaya (Ninja), C Suhadi.

Suhadi melaporkan Fahri yang di rekaman video mengenakan sorban hijau itu, Rabu, 22 Mei 2019 dan teregistrasi dengan nomor LP/3212/V/2019/PMJ/ Dit Reskrimum.

Terlapor dijerat pasal tentang makar atau pemufakatan jahat yakni Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP. (Rizk)