Purwaceng “Viagra” Asal Dieng

Purwaceng adalah tumbuhan obat anggota suku Apiaceae. Tumbuhan pegunungan ini terkenal karena khasiat afrodisiak (meningkatkan gairah seksual) pada akarnya. Kini, purwaceng sudah banyak dibudidayakan. Meski termasuk jenis perdu, purwaceng merupakan tanaman yang tergolong langka.
Purwaceng “Viagra” Asal Dieng
Minuman dari tanaman Purwaceng dapat menghangatkan badan dan menambah gairah seksual./diengcool.com

Nusantaratv.com - Purwaceng adalah tumbuhan obat anggota suku Apiaceae. Tumbuhan pegunungan ini terkenal karena khasiat afrodisiak (meningkatkan gairah seksual) pada akarnya. Kini, purwaceng sudah banyak dibudidayakan. Meski termasuk jenis perdu, purwaceng merupakan tanaman yang tergolong langka. Dia hanya bisa tumbuh baik di dataran Tinggi Dieng, dengan ketinggian 2.000 dpl (di atas permukaan laut). Tanaman ini memang tergolong “rewel” dalam memilih tempat untuk hidup.

Tanaman Purwaceng

Saat tanaman ini dicabut dari tanah, aroma harum khas purwaceng langsung bisa tercium. Setelah dipanen, purwaceng langsung dicuci bersih sampai ke akarnya. Purwaceng yang masih segar bisa langsung disantap sebagai lalapan, dengan khasiat yang tak berbeda dari tanaman keringnya.

Untuk pengobatan, bagian tanaman yang digunakan adalah akar, daun, dan bunga. Purwoceng terbukti dapat dimanfaatkan sebagai obat kuat dan peluruh air seni, penghilang sakit, penurun panas, antifungsi dan antibakteri. Namun, masyarakat umum mengenal purwoceng sebagai pemulih stamina, penambah gairah seksual serta penambah jumlah hormon testosteron dan spermatozoid. Dari penelitian diketahui bahwa purwoceng antara lain mengandung alkaloida, polifenol, dan flafonoida.

BACA JUGA : Konsumsi Akar Bajakah, Seorang Ibu Penderita Kanker Payudara Stadium 4, Sembuh Total

Untuk dijadikan minuman, purwaceng yang sudah dicuci bersih langsung dikeringkan selama 1-2 hari. Jika kering dalam 1 hari, 10 kg purwaceng basah akan menyusut menjadi 1 kg purwaceng kering.

Sedangkan jika kering dalam 2-3 hari, dibutuhkan 11-12 purwaceng basah agar bisa menyusut menjadi 1 kg. Purwaceng kering bisa bertahan sampai satu tahun. Setelah kering, purwaceng siap dijadikan minuman. Untuk mendapatkan khasiat secara nyata, purwaceng harus diminum secara teratur selama 7-15 hari.

BACA JUGA : Manfaat Daun Miana

Selain dikenal sebagai viagra juga berkhasiat menjaga kesehatan tubuh. Antara lain, menghangatkan tubuh, saraf dan otot, menambah stamina tubuh, menghilangkan masuk angin dan pegal linu, serta melancarkan buang air kecil. Manfaat Lain Purwaceng adalah sebagai obat analgetika (menghilangkan rasa sakit), menurunkan panas, obat cacing, antibakteri dan antikanker.

Untuk olahan purwaceng dalam bentuk bubuk rasa kopi tak boleh diminum perempuan hamil dan penderita hipertensi serta penyakit jantung. Nah, buat para penggemar minuman tradisional yang menginginkan unsur vitalitas dan keperkasaan bisa meramu purwaceng, Jahe, gula putih, gula palem, krimer, pinang, ginseng, tribulus terrestris, dan kopi. Ramuan ini menghasilkan minuman yang nikmat menyehatkan dan memiliki khasiat keperkasaan.

BACA JUGA : Buah Ciplukan, Kini Harganya Fantastis

Berburu Purwaceng

Untuk menemukan tanaman viagra di alam liar, kita bisa mencarinya di Dataran Tinggi Dieng. Dataran tinggi yang terletak di dua kabupaten, Wonosobo dan Banjarnegara. Kita harus menyisir rerumputan dan pepohonan dikawasan Dieng. Namun bila tidak mau repot-repot, bisa mampir di warung-warung yang berjajajar di sekitar perjalanan menuju Telaga Warna. Sudah dikenal bahwa warung warung tersebut menyediakan purwaceng dalam berbagai olahan minuman. Ada dalam bentuk kopi, the, ronde dan lain-lain.

Sumber: diengcool.com