Hewan-Hewan Menjijikkan Tapi Kaya Manfaat

Hewan-hewan ini di balik penampilannya yang menjijikkan ternyata menyimpan banyak manfaat yang tak terkira bagi manusia.
Hewan-Hewan Menjijikkan Tapi Kaya Manfaat
Beberapa hewan menjijikkan ternyata berkhasiat bagi kesehatan manusia./brilio.net

Jakarta, Nusantaratv.com - Berapa banyak jumlah hewan yang ada di muka bumi ini? Kita pasti akan menjawab banyak. Dan saking banyaknya, kita juga tidak tahu pasti jumlahnya.

Dari semua hewan itu, ada juga hewan yang kita anggap menjijikkan. Tapi sayangnya, tidak semua dari kita tahu jika sebagian dari hewan menjijikkan itu memiliki manfaat bagi manusia.

Jangan menilai sesuatu hanya dari penampilan luarnya saja. Istilah ini juga bisa diterapkan untuk beberapa hewan yang selama ini dianggap menjijikkan oleh sebagian besar masyarakat. Nyatanya, di balik penampilannya yang menjijikkan tersimpan manfaat yang tak terkira bagi manusia. Antara lain sebagai kudapan kaya protein, alternatif pengobatan, juga kecantikan.

Penasaran apa saja hewan-hewan yang terlihat menjijikkan namun ternyata menyimpan segudang manfaat? Jadi hewan apa sajakah itu ? Mari kita simak

1. Ulat sutera

Tak selamanya ulat hanya menjadi hama. Nyatanya ulat yang satu ini justru malah bisa mendatangkan rupiah bagi yang mau memeliharanya. Ulat sutera menghasilkan serat protein alami yang bisa ditenun menjadi tekstil. Sutera yang paling umum dihasilkan dari kepompong larva ulat sutera murbei. Ulat sutra ternakan dibunuh dengan dicelup ke dalam air mendidih sebelum keluarnya ngengat dewasa, atau dicucuk dengan jarum, sehingga seluruh kepompong dapat diurai menjadi sehelai benang yang tak terputus sehingga sutra dapat ditenun menjadi kain yang lebih kuat.

Selain itu, ternyata di Thailand perawatan kecantikan dengan kepompong ulat sutera menjadi tren. Bahkan banyak spa terkemuka yang menggunakan kepompong ulat sutera sebagai penghalus kulit. Perawatan kecantian dengan kokon ini bisa juga menggunakan totok herbal. Totok herbal dengan kokon ini merupakan rangkaian perawatan berupa totok wajah, scrub dengan kokon ulat sutera, masker aromaterapi dan kompres herba.

2. Lintah

Lintah atau yang juga biasa disebut dengan pacet biasa ditemukan hidup di payau, sawah, rawa-rawa atau kubangan air. Hewan ini terkenal dengan kebiasaannya menghisap darah hewan lain bahkan manusia. Jika sudah terlanjur menghisap darah, maka lintah tidak akan terlepas dengan mudah meskipun kamu berusaha mencabut dengan sekuat tenaga dan baru akan terlepas jika ia sudah merasa puas yang ditandai dengan badannya yang menggembung karena penuh dengan darah mangsa.

Di balik bentuknya yang menjijikkan, ternyata ada jenis lintah yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan. Jenis lintah yang bagus untuk pengobatan ialah yang berwarna hitam kecokelatan dan bersih. Liur lintah mengandung protein dan zat antipembeku darah, zat ini secara ilmiah disebut hirudin atau hemaphilin, khasiatnya yang utama mencegah zat-zat pembeku darah. Terapi lintah juga bermanfaat untuk flek hitam di muka, jerawat, kerut wajah, dan lain-lain.

3. Kecoak

Selama ini kita beranggapan bahwa kecoak adalah biangnya kuman penyakit karena kecoak biasa hidup di tempat yang kotor. Siapa sangka kalau ternyata kecoak justru sangat higienis karena memiliki senyawa kimia yang ampuh membasmi kuman-kuman super. Para ahli dari Nottingham University mengungkapkan, bahwa kecoak mempunyai lebih banyak manfaat dibanding risiko kesehatan.

Penelitian dari kampus tersebut membuktikan bahwa kecoak memiliki sekitar sembilan kandungan senyawa yang bersifat toksik atau beracun bagi bakteri. Senyawa-senyawa itu bahkan diklaim, mampu membunuh hingga 90 persen bakteri super, termasuk Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) dan Escherichia coli. Dan ternyata protein dari tubuh kecoak juga dipakai sebagai bahan pembuat kosmetik. Di beberapa daerah kecoak telah dijadikan bahan makanan dengan cara disate dan digoreng karena dianggap memiliki protein yang tinggi.

4. Cacing tanah

Tidak hanya kaya akan protein, ternyata cacing tanah juga terbukti bermanfaat untuk kesehatan. Beberapa penelitan juga membuktikan adanya daya antibakteri dan protein hasil ekstrasi cacing tanah, yang sanggup menghambat pertumbuhan bakteri gram negarif Escherichia coli, Shigella dysenterica, Staphylococcus aureus dan Salmonelllathypus. Sehingga tak heran jika cacing tanah dapat digunakan untuk mengobati berbagai infeksi saluran pencernaan serta gangguan perut lainnya. Bisa juga untuk mengobati penyakit infeksi saluran pernapasan, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, serta menurunkan kadar gula darah pagi penderita diabetes.

Selain itu, dapat digunakan untuk mengobati wasir, eksim, alergi, luka, sakit gigi, mengurangi pegal linu akibat keletihan atau akibat reumatik. Bukan rahasia lagi jika sebagian produk kosmetik juga menggunakan cacing tanah sebagai bahan baku terutama pelembab kulit dan lipstik.

5. Belatung

Siapa sangka jika makhluk yang menjijikkan ini ternyata bisa dijadikan sebagai terapi. Faktanya hewan yang satu ini ampuh untuk membersihkan luka. Penelitian membuktikan bahwa belatung dapat membersihkan jaringan mati pada luka dengan cepat, efektif dan aman. Dominique Larrey, dokter militer Perancis pada abad ke-18 mengamati bahwa tentara yang lukanya dikerumuni oleh belatung memiliki angka kecacatan dan kematian yang lebih rendah dibanding tentara lainnya. Setelah mempelajari lebih lanjut, Larrey menemukan bahwa larva lalat jenis tertentu hanya memakan jaringan yang mati sehingga mempercepat penyembuhan luka.

6. Bekicot

Jenis bekicot yang banyak diternak adalah Achatina fulica karena mengandung banyak daging sehingga digemari sebagai kudapan. Bekicot merupakan sumber protein hewani yang bermutu tinggi karena mengandung asam-asam amino esensial yang lengkap. Di samping itu bekicot juga kerap dipakai dalam pengobatan tradisional, karena ekstrak daging bekicot dan lendirnya sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti abortus, sakit waktu menstruasi, radang selaput mata, sakit gigi, gatal-gatal, jantung dan lain-lain. Sedangkan kulit bekicot sangat mujarab untuk penyakit tumor.

Sejenis obat yang dikenal berasal dari kulit bekicot, dinamakan Maulie, yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kekejangan, jantung suka berdebar, tidak bisa tidur/insomnia, leher membengkak dan penyakit kaum wanita termasuk keputihan. Selain itu lendir bekicot juga dipercaya ampuh untuk mengancangkan kulit. Lendir bekicot sangat bermanfaat untuk kecantikan karena mengandung protein, asam glikolat dan elastin yang secara alami berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan, infeksi dan paparan sinar UV. Penelitian menyebutkan bahwa lendir bekicot berkhasiat menstimulasi produksi kolagen, meningkatkan kemampuan kulit untuk menahan kelembaban dan mempercepat penyembuhan luka.

7. Teripang

Hewan yang hidup di dasar laut ini memiliki bentuk tubuh yang bulat dan panjang mirip mentimun, sehingga teripang juga dikenal sebagai timun laut. Ada berbagai jenis teripang yang tersebar hampir di seluruh perairan dunia. Namun ada satu species teripang yang memiliki keunggulan dibandingkan species lainnya yaitu teripang emas (Golden Stichoupus Variegatus). Species ini merupakan species terbaik yang merupakan bahan dasar pembuatan Jelly Gamat Gold G.

Salah satu keunggulan dari species teripang emas adalah memiliki kandungan Gamapeptide, yang tidak dimiliki species teripang lainnya. Peneliti mengungkap ada 11 asam amino yang terdapat dalam ekstrak teripang emas. Asam lemak inilah yang mempercepat penyembuhan luka baik luar maupun dalam. Selain itu teripang emas juga berkhasiat untuk penyembuhan beberapa penyakit, seperti maag, asam lambung, stroke, diabetes melitus, darah tinggi, asam urat, batu ginjal, batu empedu, kista, kolesterol, jantung, tumor, kanker, dan lain-lain.

Bagaimana, masih merasa jijik atau sudah mulai berminat untuk mencoba mengambil manfaat dari hewan-hewan itu?(brilio.net)