Stik Mangrove Rasanya Lebih Gurih dan Enak

Nusantaratv.com - 26/07/2022 19:47

Stik Mangrove
Stik Mangrove

Penulis: Armansyah

Nusantaratv.com – Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) disebut-sebut menjadi tulang punggung yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu pemerintah terus mendukung dan mendorong agar produk UMKM semakin berkualitas bahkan dapat masuk ke pasar global.

Sebagai orang Indonesia tentu pemandangan dan aktivitas kita sehari-hari tak lepas dari berbagai layanan dan barang hasil kreasi pelaku UMKM. Dimulai dengan aktivitas pagi hari ketika sarapan kita mencari bubur atau kue-kue makanan ringan yang dijual UMKM, membeli kebutuhan pokok di warung dekat rumah, sampai menitipkan anak di playgroup terdekat yang juga adalah UMKM.

Dari berbagai sektor usaha, sektor industri pengolahan yang meliputi berbagai kegiatan produksi yang mengubah bentuk bahan baku/mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang siap digunakan atau dikonsumsi termasuk yang terbesar. 

Salah satu produk UMKM yang cukup terkenal adalah memanfaatkan buah dari pohon mangrove yang banyak tumbuh di daerah pesisir. Buah pohon Mangrove yang banyak tumbuh di pesisir pantai di daerah Demak ini oleh masyarakat setempat diolah menjadi cemilan enak yang menjadi oleh-oleh khas pesisir Demak. Cemilan dari buah Mangrove ini diberi nama Stik Mangrove.

Camilan satu ini dibuat dari tepung terigu yang dicampur dengan buah mangrove yang ada di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Salah satu pembuat stik mangrove, Siti Khotijah mengatakan, pembuatan stik mangrove merupakan pemanfaatan pohon mangrove yang melimpah di Desa Bedono.

“Stik mangrove merupakan pemanfaatan bahan baku dari buah mangrove,  potensi sumber alam dari tanaman mangrove  yang sangat melimpah di sekitar sini,” kata Siti seperti dikutip dari Jatengnews.id, Selasa (26/7/2022).

Menurutnya stik yang terbuat dari tanaman pesisir Demak ini memiliki rasa yang lebih gurih apabila dibandingkan dengan camilan sejenis.

Stik mangrove produksi Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. (Foto: dok)

Adapun bahan-bahan dasar dalam pembuatan stik mangrove ini adalah buah mangrove yang sudah difermentasi, tepung, garam, dan bumbu dapur.

Diproduksi sejak tahun 2021, inovasi pembuatan stik mangrove ini perlu dikembangkan lagi untuk menjadi salah satu sumber ekonomi.

“Ini merupakan inovasi yang perlu di kembangkan untuk pemanfaatan potensi tanaman mangrove menjadi sumber ekonomi,” ujar Siti.

Keberadaan stik mangrove mendapat respon positif dari masyarakat Desa Bedono, untuk itu perlu ada langkah serius untuk pengembangan selanjutnya termasuk pemasarannya.

Selain itu, stik mangrove juga mendapat respon yang cukup positif di masyarakat Desa Bedono, untuk itu perlu adanya pengembangan lanjutan.

“Bagus untuk dikembangkan menjadi sumber ekonomi masyarakat pesisir,” imbuhnya.

Bagi anda yang ingin memperoleh stik mangrove ini bisa datang langsung ke tempat produksi Dukuh Bedono, RT 6 RW 1, Desa  Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. 

Sumber: Jatengnews.id

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in