Dialog Islam-Khonghucu, Perkuat Bisnis dan Ekonomi untuk Kemaslahatan Umat Manusia

Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) menggelar dialog Islam-Khonghucu 2019.
Dialog Islam-Khonghucu, Perkuat Bisnis dan Ekonomi untuk Kemaslahatan Umat Manusia
Dialog Islam-Khonghucu 2019. (Samuel Judea/NTV)

Jakarta, Nusantaratv.com - Dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Nabi Kongzi ke-2570 atau Zhisheng Dan 2570 pada 27 Bayue 2570 Kongzili/25 September 2019, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) menggelar dialog Islam-Khonghucu 2019, di Hariston Hotel & Suites, Jakarta, pada Minggu (6/10/2019).

Dalam dialog bertajuk 'Nilai-nilai Islam dan Khonghucu untuk Peningkatan dan Pengembangan Bisnis dan Ekonomi' itu, melibatkan tokoh Islam dan Khonghucu. Selain itu, juga dihelat Kongres Internasional Agama Khonghucu 2019, yang melibatkan pembicara dari Indonesia, Tiongkok, Hong Kong, China Taipei, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Mexico, pada Senin (7/10/2019).

Event ini bertujuan untuk memperkuat saling pengertian, rasa saling menghormati dan silaturahmi kedua belah pihak, sebagai sesama anak bangsa lndonesia, yang mencintai Tanah Air dan bangsanya. Kemudian, menggali, mengamalkan dan memperkuat nilai-nilai Islam dan Khonghucu yang bermanfaat bagi pembangunan bisnis dan ekonomi untuk kemaslahatan umat manusia.

Baca Juga: Hadiri Pelantikan Ignatius Kardinal Suharyo di Vatikan, Menag: Sebuah Kehormatan Bagi Indonesia 

"Berikutnya, membangun dan memperkuat saling pemahaman dan persaudaraan antara umat Islam dan Khonghucu di Indonesia. Dan, menyumbangkan mutiara ajaran dan nilai yang dikandung oleh kedua agama untuk disumbangknn kepada masyarakat luas dan dunia." Demikian keterangan tertulis yang diterima Nusantaratv.com, pada Minggu (6/10/2019).

Sementara itu, dalam dialog ini menghadirkan tokoh muslim, seperti Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden), Prof. H. Syafig Mughni, MA, PhD. (Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban), Prof. Dr. Phil. H.M. Nur Kholis Setiawan, MA. (Sekertaris Jenderal Kementerian Agama RI), Dr. H. Abdul Mu'ti, M.Ed. (Sekertaris Umum PP Muhammadiyah). 

Adapula Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H. (Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia/Ketua Kehormatan MATAKIN), Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA (Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), Prof. Dr. Hj. Amany Burhanuddin Umar Lubis, M.A. (Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta), Dr. Yudi Lutief (Budayawan), dan Prof. Dr. Hj. Siti Musdah Mulia, MA (Ketua Umum Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP).

Sedangkan tokoh Khonghucu/MATAKIN di antaranya Ws. Dr. Drs. Chandra Setiawan, M.M, Ph.D. (Anggota Dewan Rohaniwan MATAKIN), Victor R. Hartono, B.Sc, MBA (CEO Djarum Foundation/Ketua Kehormatan MATAKIN), Haryanto Halim (Pengusaha, Budayawan), Ws. Mulyadi, S.Pd.lng., M.Ag. (Pengurus Pusat MATAKIN), Js. Andi Gunawan (Rohaniawan Khonghucu).

Lalu, Ws. Budi Suniarto, S.E., MBA (Ketua Harian MATAKIN), Drs. Uung Sendana L.L, S.H., M.Ag. (Ketua Umum MATAKIN 2014-2018/Ketua Kehormatan MATAKIN), dan Anton Kristiono (Pengusaha muda Khonghucu).

Disisi lain, pada Kongres Internasional Agama Khonghucu 2019 yang dihelat pada Senin (7/10/2019), diharapkan dapat menghasilkan hal-hal positif yang berguna bagi umat Khonghucu Indonesia, komunitas Khonghucu internasional dan kemanusiaan.

Adapun event ini diharapkan adanya tukar pikiran, saling berbagi pengalaman dan pembelajaran yang berguna bagi pendalaman dan perluasan perspektif agama Khonghucu, dipandang dari berbagai perspektif sudut pandang terutama bisnis dan ekonomi. 

"Mengoptimalkan pikiran dan ajaran Khonghucu untuk menjawab berbagai tantangan jaman."