Mau Mulai Bisnis Skincare Lokal? Ini Beberapa Hal yang Harus Dipertimbangkan

Nusantaratv.com - 04 April 2022

Ilustrasi produk kosmetik dan skincare lokal/ist
Ilustrasi produk kosmetik dan skincare lokal/ist

Penulis: Andi Faisal | Editor: Ramses Manurung

Nusantaratv.com - Produk kosmetik dan perawatan lokal Indonesia semakin diminati masyarakat di Tanah Air. Kementerian Perindustrian mencatat adanya pertumbuhan signifikan di sektor kosmetik pada tahun 2020 sebanyak 9,39 persen.

Bahkan, data BPOM menunjukkan ada peningkatan sebanyak 85 persen untuk produk-produk skincare yang diluncurkan di tahun 2021 dibanding tahun sebelumnya.

Maraknya produk baru yang dirilis tak pelak membuat pasar kosmetik dan perawatan meningkat tajam. Sebuah lembaga riset pasar e-Marketer, potensi pasar untuk kategori kecantikan di e-commerce, selama periode awal Februari 2021 telah mencapai total penjualan sebesar Rp 963,5 miliar. 

Penjualan untuk kategori skincare sendiri sudah berhasil mencapai Rp 378 Miliar hanya dalam dua minggu di awal bulan Februari 2021 lalu. Penjualan brand skincare lokal pun terbilang tinggi.

Dalam dua minggu pertama di Februari 2021, total penjualan di marketplace mencapai Rp91,22 miliar dengan jumlah transaksi sebesar 1.285.529. Kondisi itu mendorong makin banyak orang yang ingin menjajal memproduksi skincare lokal.

Sontak kondisi itu memicu banyak orang untuk memulai skincare sendiri. Tapi, memulai bisnis skincare tentu tidak mudah. Butuh sejumlah riset dan pertimbangan matang sebelum memulainya.

Beruntung, kini bisa menggunakan jasa maklon kosmetik jika berencana untuk memulai bisnis. Karena Indonesia telah memiliki pabrik dengan tim R&D yang profesional di bidangnya, salah satunya PT. Neo Kosmetika Industri.

"Kami memformulasikan berbagai produk dari kosmetik hingga skincare. Terbagi menjadi berbagai tim untuk meng-handle berbagai jenis produk, yaitu tim decorative, tim bodycare, tim skincare and toiletries, tim packaging development dan tim regulatory," tutur Putri Maulinda, Supervisor Research and Development PT. Neo Kosmetika Industri, Senin, (4/4/2022).

Putri mengatakan pihaknya memformulasikan produk atau membuat new product development atau pengembangan produk baru sesuai permintaan klien. Seluruh formula yang dikembangkan akan disesuaikan dengan permintaan klien dan pasar Indonesia.

Dijelaskan, tim riset dan pengembangnya juga  memiliki pengetahuan yang komprehensif serta up to date di bidang kosmetik dan skincare, sehingga dapat terus mengikuti perkembangan pasar dan mengikuti tren yang sedang bergulir.

"Dalam pembuatan formula produk, kami tim R&D juga berdiskusi tentang produk benchmark sampel yang akan dibuat ke customer. Setelah membuat formula, kami akan melakukan trial skala lab. Formula trial skala lab ini kemudian menjadi produk sampel untuk diberikan ke tim marketing, yang nantinya tim marketing mengirim sampel ke klien," jelas Putri.

Setelah produk disetujui oleh klien, tim regulatory akan melanjutkan ke proses pendaftaran BPOM serta Halal. Bagi klien yang belum memiliki ide desain kemasan, tim packaging development akan membuat desain kemasan sesuai dengan karakteristik product.

Kemudian mereka juga akan melakukan pengecekan stability dan compatibility produk sehingga menjamin mutu produk. Selanjutnya dilakukan produksi skala manufaktur sesuai dengan order kuantiti. Putri juga menjamin kebersihan selama proses produksi. 

"Sebagai contoh ruang produksi khususnya mesin, setiap mesin sebelum dan sesudah pemakaian selalu dibersihkan agar steril. Packaging dilakukan sanitasi agar packaging tidak terkontaminasi. Laboratorium kami juga dengan peralatan sesuai standar berkualitas baik yang dapat menunjang tim kami dalam melakukan riset dan pengembangan produk klien. Kami juga melakukan kalibrasi alat secara berkala untuk memverifikasi akurasi alat," kata Putri.

Selama proses produksi, tim R&D memakai jas lab, cap untuk kepada, sarung tangan dan masker. Hal ini dilakukan untuk menjamin mutu dan kualitas produk tetap higienis. Putri menjelaskan, bahwak laboratorium pihaknya  telah tersertifikasi dan dilengkapi dengan instrumen berkualitas untuk menunjang produksi yang maksimal.

Lebih lanjut, Putri mengatakan pihaknya  juga menerapkan proses Quality Control (QC) yang ketat. (dari berbagai sumber) 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close