Film Dua Garis Biru, Ceritanya Biasa-Biasa Saja

Film Dua Garis Biru, Ceritanya Biasa-Biasa Saja
Salah satu adegan dalam film Dua Garis Biru (Foto: Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, Nusantaratv.com - Cerita yang diketengahkan sang sutradara, Ginatri S. Noer memang lazim terjadi di tengah kehidupan saat ini. Klise, ada dua anak manusia yang sedang dilanca candu asmara, kemudian si perempuannya hamil. Mereka panik karena orangtua tak terima. Inilah tema kuat dari film ini yang disodorkan rumah produksi Starvision Plus.

Sebelum tayang, Dua Garis Biru sempat tersandung masalah cukup serius. Hal ini diketahui pada bulan April lalu, saat trailer film ini ditayangkan dan berbuntut reaksi negatif.

Bahkan Beredar petisi bertajuk 'Jangan Loloskan Film yang Menjerumuskan! Cegah Dua Garis Biru di Luar Nikah’.

Meski begitu setelah melalui proses panjang film yang dibintangi oleh Angga Yunanda dan Zara Jkt48 sudah mendapat izin untuk masuk ke bioskop dan dijadwalkan akan tayang perdana hari ini.

Sebaiknya sebelum duduk manis menonton film ini, baca dulu sinopsinya berikut ini :

Menceritakan kisah asmara Dara (Zara jkt48) dan Bima (Angga Yunanda yang menjalin persahabatan, kemudian mereka memutuskan untuk berpacaran.

Layaknya dua insan yangbsedang jatuh cinta kisah asmara di usia 17 tahun membuat kedua merasa saling melengkapi.

Bahkan keduanya bisa jadi diri sendiri, kebodohan bisa ditertawakan, dan kerapuhan tak perlu ditutupi.

Namun suatu hari, mereka melakukan hal yang di luar batas kewajaran dalam berpacaran.

Dan kekeacauan terjadj saat keduanya dan keluarga harus menerima kenyataan bahwa Dara tengah hamil buah cintanya dengan Bima.

Di usia yang masih sangat belia, tentu dari pihak orangtua terjadi pertentangan dan konflik, mengingat anaknya hamil di luar nikah sedangkan Bima tentunya jadi ikut bersalah.

Berbeda dari cerita remaja lainnya, film ini akan lebih banyak menguras emosi karena tidak sebatas perjuangan cinta remaja saja dan banyak pelajaran yang bisa di petik dalam film ini.