Tewas Jelang Sidang Skripsi, Kedua Orang Tua Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Penyerahan Ijazah

Irza Laila Nur Trisna Winandi mahasiswi UNS tewas tabrak truk saat berangkat menuju kampus untuk sidang skripsi
Tewas Jelang Sidang Skripsi, Kedua Orang Tua Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Penyerahan Ijazah
Kedua orang tua Almarhumah Irza Laila Nur Trisna Winandi saat menghadiri acara wisuda di UNS dan mewakili pengambilan ijazah anaknya Irza

Jakarta, Nusantaratv.com - Kamis 25 Juli 2019, adalah hari bahagia bagi Irza Laila Nur Trisna Winandi, bagaimana tidak, hari itu Irza akan menjalani sidang skripsi dan merupakan babak terakhir dari perjuangan panjang selama kuliah.

Dengan wajah ceria dan semangat yang mengebu-gebu, Irza pun bergegas menuju kampus. Namun, tak disangka, di tengah perjalanan Truk datang tiba-tiba dari arah yang tak diduga langsung menabrak Irza di lahan parkir Puskesmas Mojosongo, Boyolali. Akibat kecelakaan itu Irza mengehembuskan nafas terakhirnya. 

Kabar tewasnya Irza pun tembus ke kedua orang tuanya, seketika tangis ibunya langsung pecah mendengar anak sameta wayangnya meninggal dunia. 

Berselang beberapa minggu, waktu yang dinanti almarhumah pun sudah tiba. Namun sayangnya, yang menghadiri hari sakral itu adalah Dwi Yan Merbaningrum dan Nur Rahman kedua orang tua Irza. 

Saat penyerahan Ijazah, suasana langsung berubah, kedua orang tak kuasa menahan tangis saat menerima ijazah anaknya Irza Laila Nur Trisna saat upacara wisuda Universitas Sebelas Maret (UNS), Sabtu, 24 Agustus 2019Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho, dengan diiringi lagu Gugur Bunga dari paduan suara Vica Erudita.

Para wisudawan dan hadirin yang datang menyaksikan momen tersebut langsung memberikan tepuk tangan sebagai tanda penghormatan terakhir. Tak hanya itu, ijazah Irza juga diberi bingkai khusus oleh UNS.

Dwi mengaku tidak bisa membendung air mata, lantaran teringat anaknya. Keinginannya melihat anaknya wisuda pupus akibat kejadian maut yang menimpanya.

"Kita kan cita-citanya kita datang diwisudanya anak kami masih ada dan anak kami memakai toga dan menerima ijazahnya sendiri," ujarnya saat ditemui usai wisuda, dilansir Nusantaratv dari Tagar.id Minggu (25/8/2019). 

Dwi menceritakan jika Irza sendiri adalah anak perempuan semata wayangnya yang memiliki banyak cita-cita. Diantaranya ingin mengikuti konferensi internasional pada bulan Oktober mendatang. Tak hanya itu, Irza juga bercita-cita ingin bekerja di Bali setelah lulus kuliah.

"Kenangan terakhir ya itu Irza cuma bilang setelah sidang itu ingin jalan-jalan ke Dieng, katanya di sana kan baru musim salju yang dingin itu, tapi ya apa boleh buat," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama sang ayah, Nur Rohman mengungkapkan terima kasih kepada UNS atas perhatian dan kepeduliannya terhadap anaknya. "Kami hanya bisa mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada UNS dan Pak Rektor bersama jajarannya, dengan diwisudanya anak kami, dan terima kasih sudah menghargai anak kami," pungkasnya.

Diberi Selempang Khusus

Rektor UNS, Jamal Wiwoho memberikan tanda selempang khusus kepada almarhum Irza yang diwakili oleh kedua orang tuanya. Prof. Jamal memberikan selempang bertuliskan 'cumlaude' sebagai penghargaan dan diberikan langsung kepada kedua orang tua. Prof. Jamal juga mengajak seluruh hadirin untuk mengheningkan cipta mendoakan almarhum Irza.

"Almarhumah Saudari Irza Laila Nur Trisnha Winandi, putri dari Bapak Nurokhman dan Ibu Dwi Yani Merbawaningrum yang telah menyelesaikan amanahnya di kampus ini dan menyelesaikan perjalanan amanah kehidupan di dunia ini untuk menuju kehidupan yang abadi disisi Allah SWT. Almarhumah Irza Laila telah meninggalkan kita semua, tapi juga telah meninggalkan nama dan meninggalkan curriculum vitae yang patut kita teladani bersama. Kami mohon hadirin untuk berdiri dan mengheningkan cipta sejenak," ujar Prof. Jamal.

Dalam ujian skripsi Irza Laila akan memaparkan penelitian dengan tema "Pengaruh Penggunaan Game Online Terhadap Kreativitas Mahasiswa dan Hasil Belajar Mahasiswa PTIK FKIP UNS dalam Mata Kuliah Pemograman Komputer". 

Seperti diketahui, Irza Laila Nur Trisna Winandi adalah mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS angkatan 2015 yang tewas akibat tertabrak truk