Setelah 36 Tahun Dipenjara, Pria Ini Dinyatakan Tidak Bersalah

Setelah 36 Tahun Dipenjara, Pria Ini Dinyatakan Tidak Bersalah
Terjadi di Amerika, Seorang pria dinyatakan tidak bersalah setelah mendekam dalam penjara selama 36 tahun./daily.mail

Jakarta, Nusantaratv.com - Sungguh malang nasib yang menimpa seorang pria asal Louisiana, Amerika ini. Bagaimana tidak, setelah dipenjara selama 36 tahun atas tuduhan pemerkosaan yang tidak pernah dilakukannya, pria ini baru dinyatakan tidak bersalah dan kini ia sudah dibebaskan.

Archie Williams, berusia 58 tahun, dijatuhi hukuman penjara dengan tuduhan melakukan pemerkosaan dan penikaman terhadap seorang wanita di rumahnya di Baton Rouge pada tahun 1982.

Williams baru berusia 22 tahun saat dijatuhi hukuman penjara atas kejahatan yang tidak pernah dilakukannya. Setidaknya dia dipenjara selama 36 tahun lamanya, sampai pada akhirnya penyidik menemukan bukti bahwa Williams sebenarnya tidak bersalah.

Pada saat terjadi pembunuhan, Williams sebenarnya sedang tidur di rumah. Namun ia malah dituduh sebagai pelaku dan dinyatakan bersalah tanpa kemungkinan bebas bersyarat. Tetapi ia terus berjuang untuk membuktikan bahwa ia tidak bersalah.

Jaksa penuntut hukum selama puluhan tahun menolak melakukan pencarian pelaku dengan alasan tidak memiliki wewenang untuk melakukan hal itu.

Pada bulan ini, setelah 36 tahun berlalu, Komisioner Kinasiyumki Kimble dari Pengadilan Distrik Yudisial, memerintahkan untuk melakukan pencarian pelaku dengan menggunakan sidik jari. Dan akhirnya kebenaran terungkap.

Setelah polisi mencocokan sidik jari yang ditemukan pada lokasi kejadian, rupanya sidik jari pelaku bukanlah milik Williams, melainkan milik seorang pria bernama Stephen Forbes. Pihak kepolisian melakukan cetakan yang ditemukan di tempat pemerkosaan melalui basis data sidik jari nasional FBI.

Setelah terbukti tidak bersalah, jaksa penuntut umum meminta maaf kepada Williams di pengadilan karena ia harus mendekam selama puluhan tahun dipenjara atas kejahatan yang tidak pernah dilakukannya.

“Atas nama negara, kami mohon maaf bahwa Anda harus menanggung penderitaan selama ini,” kata jaksa penuntut umum tersebut, seperti dikutip dari laman Daily Mail (23/3/2019).

Untuk saat ini, belum diketahui apakah Williams akan mengajukan gugatan atau tidak kepada jaksa penuntut. Namun ia terlihat bahagia bersama keluarga ketika dibebaskan di pengadilan.

Meskipun sangat gembira bisa bebas, Williams mengaku masih sedih karena beberapa orang di dalam penjara sebenarnya banyak yang tidak bersalah, namun mereka sampai sekarang belum dibebaskan.(wowmenariknya.com)