Profil Kutai Kartanegara dan Kelebihannya :: Nusantaratv.com

Profil Kutai Kartanegara dan Kelebihannya

Presiden Jokowi memutuskan ibu kota Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur. Ada dua wilayah kabupaten yang dipilih sebagai ibu kota baru yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Profil Kutai Kartanegara dan Kelebihannya
Inilah Kelebihan Kutai Kartanegara, Wilayahnya Jadi Ibu Kota Baru Maket Ibu Kota Baru./oomph.co.id

Nusantaratv.com - Presiden Jokowi memutuskan ibu kota Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur. Ada dua wilayah kabupaten yang dipilih sebagai ibu kota baru yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Untuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, luasnya sekitar 27.263 kilometer persegi. Kabar yang berkembang, wilayah Kutai yang jadi ibu kota adalah Samboja.

Ada apa saja di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur yang wilayahnya dipilih sebagai ibu kota baru, berikut penjelasannya:

Sumber Daya Alam Melimpah

Kutai Kartanegara menjadi salah satu pilihan Jokowi menjadi ibu kota Indonesia yang baru. Wilayah ini memiliki beberapa bagian, yaitu wilayah pantai dan daerah aliran sungai Mahakam.

BACA JUGA : Mantan Panglima Laskar Jihad, Jafar Umar Thalib Tutup Usia

Beberapa hasil SDA di Kutai Kartanegara seperti Pantai Tanah Merah di Samboja, Pulau Kumala di Tenggarong, hingga wisata desa.

Dekat dengan Banjarmasin dan Samarinda

Salah satu pertimbangan Jokowi memilih Kutai Kertanegara menjadi ibu kota baru adalah karena infrastrukturnya lebih memadai, serta dekat dengan Banjarmasin dan Samarinda.

“Di sana memang ada keuntungan karena diapit oleh dua kota yang sudah jadi, ada airport-nya dan dihubungkan oleh tol. Nah, ini di tengah-tengahnya,” kata Jokowi.

Tol Balikpapan-Samarinda menjadi salah satu fasilitas penunjang serta bandara di kedua kota tersebut. Menurutnya, dengan tersedianya dua fasilitas itu, maka pembangunan akan lebih menghemat biaya.

Penduduk yang Heterogen

Penduduk di Kutai Kertanegara bersifat heterogen. Penduduk yang bermukim di wilayah ini terdiri dari penduduk asli, yaitu Kutai, Tunjung, Bahau, Kenyah, Punan, dan Kayan. Sedangkan penduduk pendatang seperti Jawa, Bugis, Banjar, Madura, Buton, Timur dan lain sebagainya.

Dikutip dari laman Kabupaten Kutai Kertanegara, daerah yang agak jauh dari tepi sungai di mana belum terdapat prasarana jalan dan relatif kurang terisi dengan pemukiman penduduk. Mata pencaharian penduduk sebagian di sektor pertanian, industri kerajinan, dan perdagangan.

Sumber: merdeka.com

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0