Pihak AS Investigasi Mengapa Panglima TNI Dilarang Masuk

Enteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Menemui Menteri Pertahanan AS James Mattis Di Acara ASEAN Defense Ministers Meeting
Pihak AS Investigasi Mengapa Panglima TNI Dilarang Masuk
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menemui Menteri Pertahanan AS James Mattis di acara ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM) dan ADMM-PLUS di Clark, Filipina, Rabu (25/10).

Dalam siaran persnya,  Menhan menyatakan, bahwa  pihak Amerika Serikat masih menginvestigasi mengapa sempat muncul larangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memasuki wilayah AS.

Kepada Ryamizard, Menteri Mattis juga menyampaikan bahwa investigasi tersebut membutuhkan  waktu yang tidak diketahui kapan akan selesai dilakukan.

Ryamizard pun akan melaporkan hal tersebut kepada Presiden Joko Widodo setibanya di Jakarta. Ia juga akan melaporkan  permintaan maaf yang dilayangkan Mattis sebelumnya. "Saya akan sampaikan permintaan maaf Menhan AS ini kepada Presiden Jokowi dan Menteri Luar Negeri," kata Menhan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Gatot Nurmantyo dilarang masuk ke wilayah AS pada Sabtu, 20 Oktober. Ketika itu Panglima TNI beserta delegasi masih berada di Bandara Soekarno-Hatta dan bersiap check in. Saat itu, Gatot dan delegasi telah mengantongi visa dari AS untuk hadir dalam acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization.

Panglima TNI diundang secara resmi oleh Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS). Jenderal Joseph F Dunford yang merupakan sahabat sekaligus senior.Gatot telah melaporkan kejadian ini pada Presiden Joko Widodo, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.

Panglima juga telah mengirim surat kepada Jenderal Dunford untuk mempertanyakan insiden tersebut. Sedangkan, Menlu Retno LP Marsudi menyatakan, KBRI di Washington D.C pun telah mengirim nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri AS untuk meminta klarifikasi.