5 Kota Paling Antraktif di Dunia

5 Kota Paling Antraktif di Dunia
Foto kompas.com

Jakarta, Nusantaratv.com - Tokyo dan Singapore merupakan dua kota di Asia yang berada di urutan lima teratas dalam daftar terbaru keluaran Global Powe City Index (GPCI).

Daftar ini mengevaluasi dan memberi peringkat bagi Ibu Kota di seluruh Dunia. Pemeringkatan didasarkan pada kemampuan kota untuk menarik masayrakat dari berbagai penjuru.

Hasil riset dan laporan ini disponsori oleh The Memorial Foundation's Institute For Urban Startegis.

Urutan pertama ditempati oleh Landon, menyusul New York di urutan kedua. Sementara Tokyo bertengger di Posisi ketiga. Sedengakan kota paris serta singapore berada di urutan keempat dan kelima.

Kota-kota tersebut dinilai dari 70 indikator yang terbagi dalam enam katagori, yakni ekonomi, riset dan pengembangan, intreaksi budaya, lingkungan, aksebilitas, dan kelayakan.

Lima kota teratas dalam daftar ini tidak berubah dari tahun lalu, di mana London masih memegang posis nomor wahid selama tujuh tahun berturut-turut.

Ibu Kota Inggris ini mempertahankan posis paling tinggi berkat skor mempuni di katagori intaraksi budaya.

Meski New York memiliki poin tertinggi dalam hal ekonomi dan riset serta pengembangan, namun hal ini tidak mampu menaklukkan dominasi Landon.

Sedangkan Berlin yang berada di posisi kedelapan, meraih skor tertinggi di bidang kelayakan. Lebih lanjut, Stockholm menempati skor tertinggi dalam hal lingkungan. Ibu Kota Swedia imi berada di peringkat ke 11.

Hasil riset ini juga menempatkan Amsterdam di Posisi keenam mengalahkan Seoul. Sementara peringkat Bejing menurun dari 13 ke 23 pada tahun ini, karena penuruanan skor di katagori aksebilitas.

Sedangkan ranking Kota Shanghai terjun ke posisi 26 dari sebelumnya yang berada di peringkat ke 15. Hal ini disebkan oleh penurunan di sektor Ekonomi.

Lebih lanjut, posisi Jakarta masih sama sperti tahun lalu, yakni berada di peringkat ke-41 dalam daftar ini.

Posisi jakarta masih kalah dibanding dua kota di Asia Tenggara lainya, yaitu bangkoko dan kuala Lumpur. Bangkok menempati posisi ke 36 sementara kuala lumpur berada di peringkat ke 32.

Dalam lapornya, Mori Memorial Foundutiaon menulis, satu poin yang menjadi perhatian adalah kota yang hanya memiliki kekuatan disatu sektor, cenderung turun dari peringkat sebelumnya. Sementara kota yang memiliki skor yang seimbang di beberapa sektor justru naik.