Kementerian ESDM Luncurkan Modul Verifikasi Penjualan Batubara

Latar belakang dibuatnya aplikasi MVP ini diantaranya karena belum semua perusahaan melaporkan data produksi dan penjualan secara rutin lewat aplikasi Minerba Online Monitoring System (MOMS).
Kementerian ESDM Luncurkan Modul Verifikasi Penjualan Batubara
Peluncuran dan pelatihan ekosistem aplikasi modul verifikasi penjualan/ ESDM

Bandung, Nusantaratv.com - Guna meningkatkan optimalisasi pengawasan kegiatan pertambangan, khususnya dalam hal pemasaran batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Ditjen Mineral dan Batubara (Minerba) meluncurkan aplikasi Modul Verifikasi Penjualan (MVP). 

Direktur Jenderal Minerba Bambang Gatot Ariono mengungkapkan, aplikasi ini bisa menjawab permasalahan yang selama ini ada.

"Ada perusahaan yang produksinya entah darimana asalnya, kemudian bisa jualan, tidak punya dokumen RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) bisa jalan," ujar Bambang saat meluncurkan aplikasi tersebut di Bandung, Jumat (13/9/2019).

Latar belakang dibuatnya aplikasi MVP ini diantaranya karena belum semua perusahaan melaporkan data produksi dan penjualan secara rutin lewat aplikasi Minerba Online Monitoring System (MOMS). 

Baca Juga: Kebut RUU Minerba, Pemerintah Sinkronisasi Daftar Invetarisasi Masalah

Selain itu, masih ada resiko perusahaan melakukan pelanggaran terkait produksi dan penjualan. Aplikasi MVP ini selesai dibangun pada Juni 2019.

Bambang menjelaskan bahwa aplikasi MVP akan menyeleksi perusahaan-perusahaan yang tidak melengkapi persyaratan sesuai dengan aturan maka tidak akan bisa melakukan transaksi.

"Perusahaan mungkin bisa produksi di lapangan, tapi tidak bisa menjual, kan ini sumber daya alam, bukan bahan makanan atau mainan, jadi kalau tanpa menggunakan aplikasi ini dia tidak bisa jalan," imbuhnya.