Maksud Dibalik Selebrasi Emosional Boaz Solossa

Nusantaratv.com - 10/01/2022 21:26

Boaz Solossa
Boaz Solossa

Penulis: Arfa Gandhi | Editor: Arfa Gandhi

Nusantaratv.com - Siapa yang tak kenal Boaz Solossa. Dia adalah pemain asal Papua yang merupakan legenda sepak bola Indonesia dan juga tanah kelahirannya.

Seluruh pecinta sepak bola di Tanah Air pun tau kepiawaian seorang Boaz Solossa dalam mengolah si kulit bundar.

Seperti yang tertera dalam judul artikel ini, 'Maksud Dibalik Selebrasi Emosional Boaz Solossa' selebrasi tersebut diperlihatkan Boaz Solossa dilaga Borneo FC kontra Persik Kediri beberapa waktu lalu.

Pada laga itu, Boaz baru diturunkan pada menit ke-93 oleh pelatih Risto Vidakovic. Namun, sang Predator mampu mencetak gol dan menyelamatkan Borneo FC dari kekalahan selang dua menit menginjakan kakinya di lapangan.

Jika melihat selebrasinya, Boaz seperti memberikan isyarat kepada pelatih Risto Vidakovic kalau di Borneo FC masih ada dirinya yang masih bisa diandalkan dilini depan.

Hal itu terlihat saat Boaz lari kesebelah sisi kanan gawang Persik Kediri dengan menunjuk dirinya dan menunjuk ke tanah sambil melihat ke arah pelatih Risto Vidakovic dengan tatapan yang sangat tajam.

Gestur selebrasi tersebut jelas menunjukan kalau Boaz masih bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol dan dirinya ada di skuad Borneo FC.

Tak lupa Boaz juga memanjatkan doa kepada Tuhan di akhir selebrasinya.

Memang ditangan Risto Vidakovic, Boaz selalu menjadi pemain yang jarang diturunkan sejak menit awal pertandingan.

Tercatat, sejak kepindahannya dari Persipura ke Borneo FC, Boaz selalu tampil di babak kedua sebagai pemain pengganti.

Boaz memang sudah tak muda lagi, kemampuannya memang sudah tidak seperti dulu lagi, tetapi nama Boaz Solossa tetap disegani di kompetisi kasta tertinggi Indonesia sebagai predator gol yang mematikan.

Keputusan Risto yang selalu mencadangkan Boaz disetiap laga Borneo FC juga sangat disayangkan oleh banyak pihak.

Hal itu diketahui dari komentar netizen di akun YouTube Borneo FC. "Terlalu Percaya Torres, padahal di bangku cadangan ada emain terbaik liga Indonesia serta legenda Indonesia. Andai Boaz diberikan waktu bermain lebih, mungkin beda cerita tadi malam," tulis Team Trinidadd di kolom komentar YouTube Borneo FC.

Tak hanya itu saja, ekspresi dari selebrasi Boaz Solossa pada laga itu juga mendapat perhatian dari netizen. "Boaz Solossa adalah striker yang ditakuti setiap penjaga gawang di Indonsia. Ekspresi Boaz Solossa ketika mencetak gol ditunjukan ke pelatih dengan tegas," tulis Aprian Solossa.

Semoga gol dan selebrasi yang ditunjukan Boaz Solossa membuka mata pelatih Risto Vidakovic untuk menurunkan Boaz sejak menit awal babak pertama disetiap laga yang dijalani Borneo FC.

Awal karir sepak bola Boaz Solossa

Karir sepak bola Boaz Solossa diawali dari Tim PON Papua untuk diperlombakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional ke 16 Indonesia. Saat itu Boaz masih berumur 15 tahun.

Dari Tim PON Papua inilah bakatnya tercium oleh pelatih Timnas Indonesia, Peter Withe kala itu, dan membawanya menuju Piala Tiger 2004 saat ia berumur 17 tahun.

Karier Internasional Boaz Solossa

Debut internasional Boaz adalah melawan Turkmenistan pada tahun 2004 untuk kualifikasi Piala Dunia 2006 di mana Indonesia menang 3-1 dan Boaz membuat dua assist untuk rekan setimnya Ilham Jaya Kesuma.

Boaz dianggap prospek yang cerah di sepak bola Indonesia setelah bermain cemerlang di Piala Tiger 2004, di mana Indonesia dikalahkan oleh Singapura di rumah dan pertandingan tandang, yang mengakibatkan skor agregat 5-2 ke Singapura.

Di fase grup, Boas berhasil mencetak 4 gol dan bersama dengan Ilham Jaya Kesuma, yang mencetak 7 gol, keduanya memimpin chart top skor.

Pada 8 Oktober 2010, Timnas indonesia bertanding melawan Uruguay dalam laga persahabatan. Boaz yang turun sebagai starter mampu mencetak gol cepat, tepatnya di menit 14 Boaz mendapat umpan dari Bambang Pamungkas dan menggiring bola masuk kotak penalti.

Dalam duel satu lawan satu, ia berhasil tampil tenang dan menaklukkan Juan Castillo, sebelum menyontek bola masuk gawang tim tamu.

Dalam pertandingan persahabatan itu Indonesia harus mengakui keunggulan Uruguay yang tampil dengan skuat terbaiknya dengan skor telak 1-7 lewat Hat-trick Edinson Cavani dan Luis Suarez serta satu gol dari Sebastián Eguren.

Pada 23 Maret 2013, Boaz kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Asia AFC 2015 yang memulai babak baru dalam konflik dualisme liga dan kepengurusan PSSI beberapa tahun ini.

Ia mencetak gol cepat di menit ke 5 untuk memberi keunggulan sementara 1-0 bagi Indonesia meskipun akhirnya harus menyerah dengan keunggulan 1-2 bagi Arab Saudi.

Cedera parah Boaz Solossa

Di tengah kariernya sedang menanjak, Boaz pernah mengalami cedera serius yang membuat ia nyaris melupakan sepak bola untuk selamanya.

Cedera patah kaki kanan saat tampil membela Tim Nasional Indonesia melawan Hong Kong di ajang internasional memang hampir saja membunuh karier Boaz Solossa. Pertandingan berakhir dengan kedudukan 3-0 untuk Tim Nasional Indonesia.

Banyak rumor mengatakan bahwa Timnas Indonesia tidak membiayai perawatan Boaz saat cedera parah kala melawan Hong Kong.

Dikabarkan kubu Persipura yang mau menanggung semua biaya operasi Boaz. Sejak saat itu, komitmennya terhadap Timnas Indonesia mulai dipertanyakan.

Bawa Persipura juara

Sejak Tahun 2005, Boaz membela Persipura Jayapura dan dipercaya untuk menjadi kapten skuad Mutiara Hitam memimpin rekan-rekannya.

Juara Liga Indonesia 2005
Juara Indonesia Super League 2008-2009
Juara Community Shield Indonesia 2009
Juara Indonesia Super League 2010-2011
Juara SCTV Cup 2011
Juara Inter Island Cup 2011
Juara Indonesia Super League 2013 bersama
Juara Indonesia Soccer Championship A 2016

Prestasi yang diraih Boaz Solossa

1. Pencetak Gol Terbanyak Pekan Olahraga Nasional ke 16 bersama Tim PON Papua tahun 2004 dengan 10 gol.

2. Pencetak Gol Terbanyak Indonesia Super League bersama Persipura: 2008-2009 (28 gol), 2010/11 (22 gol), 2013 (25 gol).

3.Pemain Terbaik Indonesia Super League: 2009-2010, 2010/11, 2013.

4.Pemain Terbaik Indonesia Soccer Championship A 2016.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
Timnas Indonesia U-23-1642601872
Timnas Indonesia-1642600523
Terens Owang Puhiri-1642599279