Kebijakan Bea dan Cukai yang Kompatibel dengan E-Commerce

STAN menyelenggarakan seminar internasional Chronicle dengan tema Designing Customs Policy to Support E-Commerce.
Kebijakan Bea dan Cukai yang Kompatibel dengan E-Commerce
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menyelenggarakan seminar internasional Chronicle dengan tema "Designing Customs Policy to Support E-Commerce" di Kantor Kemenkeu, Jakarta, (14/9/2019).

Dalam Seminar ini menghadirkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen BC) Heru Pambudi sebagai narasumber kunci yang mengatakan bahwa kebijakan pemerintah seharusnya menjadi pendukung perkembangan e-commerce.

"Era Digital economy adalah sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh  setiap negara. Pemerintah tidak seharusnya meregulasikan kebijakan yang tidak menghambat ekonomi digital, namun sebaliknya pemerintah harus memfasilitasi ekonomi digital itu sendiri melalui kebijakan tersebut," jelas Dirjen BC.

Baca Juga: Berikut Ini Potensi IKM untuk Raup Untung 7 Kali Lipat

Seminar internasional ini mengupas tantangan-tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar se-Asia Tenggara pada tahun 2020. 

Program-program telah dipetakan oleh pemerintah dalam mendukung tujuan tersebut yang terangkum dalam Paket Kebijakan Ekonomi XIV: Peta Jalan Industri E-Commerce. Peta jalan (roadmap) ini memberikan kepastian dan kemudahan akses bagi e-commerce dengan arahan strategis dan panduan untuk mengakselerasi penerapan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik.