Baru Muncul, Mola TV Langsung Beli Jam Tayang Piala Eropa 2020 Siapa Sih Pemilik Mola TV?

Lewat akun resmi Instagramnya, Mola TV umumkan pihaknya jadi Official OTT Broadcaster Piala Eropa 2020.
Baru Muncul, Mola TV Langsung Beli Jam Tayang Piala Eropa 2020 Siapa Sih Pemilik Mola TV?
Mola TV beli hak siar piala Eropa 2020

Jakarta, Nusantaratv.com - Baru dalam hitungan hari, Mola TV yang secara resmi mengudara di Indonesia dan Timor Leste, sudah langsung membeli jam siaran untuk ajang bergengsi piala Eropa 2020.

Mola TV yang merupakan layanan multiplatform televisi kabel, IPTV, dan video on-demand ini, umumkan menjadi Official OTT Broadcaster Piala Eropa 2020 lewat akun resmi Instagramnya, Jumat (13/9/2019).

Disebutkan bahwa, Mola TV akan menayang 52 pertandingan di babak utama Piala Eropa 2020, mulai dari babak grup hingga final.

Tentunya angka yang digelontorkan untuk membeli hak siar piala Eropa 2020 tidak sedikit. Sebelumnya penayangan event raksasa bola di Eropa ini kerap diambil alih oleh televisi nasional yang notabene memang berkocek besar.

Namun untuk piala Eropa 2020, justru penayangannya dikuasai oleh Mola TV yang notabene sebagai pendatang baru.

Ketika Nusantaratv.com menelisik siapa sih pemilik Mola TV ini, ternyata dimiliki dan dioperasikan oleh Djarum Media. Ketika kata Djarum Media di klik, langsung terhubung ke PT Djarum.

Mengutip laman Wikipedia, PT Djarum adalah sebuah perusahaan rokok terbesar keempat di Indonesia yang berkantor pusat di Kudus, Jawa Tengah. PT Djarum merupakan induk dari Grup Djarum yang membawahi banyak bisnis. Bisnis tersebut dikelola oleh keluarga Hartono, yang generasi pertamanya adalah Oei Wie Gwan.

Di luar bisnis rokok kretek, Grup Djarum juga memiliki unit bisnis lain seperti bank (BCA), elektronika (Polytron), perkebunan (Hartono Plantation), perdagangan elektronik (Blibli.com), makanan dan minuman (Savoria Kreasi Rasa, dengan merek Yuzu), dan kopi (Sumber Kopi Prima, dengan merek Caffino Delizio).

Dalam dunia olahraga tanah air,  PB Djarum telah didirikan pada tahun 1974 oleh CEO perusahaan Budi Hartono. Pemainnya seperti Liem Swie King dan Alan Budikusuma telah memenangkan berbagai kejuaraan untuk Indonesia.

Bambang Hartono turut serta menjadi atlet bridge pada Pesta Olahraga Asia 2018, sebagai peserta tertua di ajang olahraga tersebut dalam usia 78 tahun.

Sementara untuk cabor sepakbola sendiri, PT Djarum rutin menjadi sponsor lewat iklan-iklannya terutama produk rokok mereka.