Trump Ingatkan Beijing Soal Pembicaraan Perdagangan

Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa (4/9/19) memperingatkan bahwa ia akan lebih keras di Beijing dalam masa jabatan kedua jika pembicaraan perdagangan berlarut-larut.
Trump Ingatkan Beijing Soal Pembicaraan Perdagangan
Presiden AS Donald Trump (USA Today)

Washington, Nusantaratv.com - Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa (4/9/19) memperingatkan bahwa ia akan lebih keras di Beijing dalam masa jabatan kedua jika pembicaraan perdagangan berlarut-larut, menambah kekhawatiran pasar bahwa perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Cina dapat memicu resesi AS.

  Sebelumnya, dua negara ekonomi terbesar di dunia itu memberlakukan tarif baru satu sama lain pada hari Minggu, memulai perang tarif yang sulit yang telah meresahkan pasar keuangan dan mengangkat momok resesi global.

Tak hanya itu, perunding AS dan Tiongkok dikabarkan akan bertemu langsung di Washington bulan ini, tetapi belum ada tanggal yang ditetapkan.

Melansir Reuters, Saham AS dilaporkan turun pada hari Selasa karena data menunjukkan aktivitas pabrik berkontraksi untuk pertama kalinya sejak 2016 pada bulan Agustus, sedangkan patokan 10-tahun AS hasil Treasury US10YT = RR turun ke level terendah sejak Juli 2016.

BACA JUGA : Badai Dorian Menghantam Bahama dan Tewaskan Banyak Korban

Trump, mengabaikan data ekonomi AS yang negatif baru-baru ini, mengatakan dalam sebuah postingan di Twitter bahwa Amerika Serikat sangat baik dalam negosiasi dengan China dan memainkan kerusakan yang dilakukan tarif AS terhadap ekonomi Tiongkok.

Dia memperingatkan bahwa Beijing menghadapi persyaratan yang bahkan lebih keras jika kedua belah pihak tidak menyelesaikan sengketa perdagangan mereka dan dia memenangkan pemilihan ulang pada November 2020.

Trump, seorang Republikan, sering kali secara terbuka mengulangi keyakinannya bahwa Beijing sedang berusaha memperlambat negosiasi perdagangan dengan harapan kemenangan oleh calon presiden dari Partai Demokrat pada tahun 2020 dapat mengarah pada persyaratan yang lebih baik dalam suatu perjanjian.

BACA JUGA : Bantahan Carrie Lam Tentang Pernyataannya yang Sempat Bocor ke Publik

Washington mulai mengenakan tarif 15% pada sejumlah impor China pada hari Minggu, sementara China mulai menempatkan bea baru pada minyak mentah AS.

Sejak itu China telah mengajukan pengaduan terhadap Amerika Serikat di Organisasi Perdagangan Dunia atas bea masuk A.S., gugatan ketiganya menantang tarif khusus China Trump.

Sumber: Reuters
Terjemahan : (NTV /Cal)

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0