Xiaomi XRING Salip Samsung Exynos di AnTuTu, Qualcomm Rajai Pasar Chip Android

Xiaomi XRING Salip Samsung Exynos di AnTuTu, Qualcomm Rajai Pasar Chip Android

Nusantaratv.com - 15 Oktober 2026

Xiaomi 18 Fold, yang ditenagai chipset XRING O3, dilaporkan menempati posisi teratas dalam daftar performa AnTuTu untuk September 2026. (Foto: Istimewa via Gizmochina)
Xiaomi 18 Fold, yang ditenagai chipset XRING O3, dilaporkan menempati posisi teratas dalam daftar performa AnTuTu untuk September 2026. (Foto: Istimewa via Gizmochina)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Xiaomi XRING mencatatkan pencapaian menarik di pasar prosesor Android. 

Chip buatan Xiaomi tersebut menempati peringkat ketiga dalam laporan pangsa prosesor Android di China kuartal III (Q3) 2026, mengungguli Samsung Exynos.

Berdasarkan data terbaru AnTuTu, seperti dikutip dari Gizmochina, Kamis (15/10/2026), Qualcomm masih menjadi penguasa pasar dengan pangsa sebesar 68,9%. 

MediaTek menyusul di posisi kedua dengan 28,9%, sementara Xiaomi XRING mengantongi 1,2%.

Samsung Exynos berada di bawahnya dengan pangsa 0,5%. Adapun gabungan merek prosesor lainnya hanya mencatatkan 0,4%.

Berikut rincian pangsa prosesor Android di China pada Q3 2026:

- Qualcomm: 68,9%

- MediaTek: 28,9%

- Xiaomi XRING: 1,2%

- Samsung Exynos: 0,5%

- Merek lainnya: 0,4%

Data tersebut memperlihatkan dominasi kuat Qualcomm dan MediaTek. Kedua perusahaan menguasai total 97,8% pangsa pasar, menyisakan ruang yang sangat terbatas bagi produsen chipset lainnya.

Qualcomm memiliki posisi kuat di segmen ponsel kelas atas hingga menengah. Sementara itu, MediaTek menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk perangkat kelas bawah dan menengah.

Xiaomi XRING Ungguli Samsung, Meski Pangsa Pasarnya Masih Kecil

Meski baru mencatatkan pangsa pasar 1,2%, posisi Xiaomi XRING di peringkat ketiga menjadi pencapaian yang menarik. 

Pasalnya, Xiaomi belum memiliki jangkauan distribusi chipset seluas Qualcomm dan MediaTek.

Berbeda dengan kedua pesaingnya yang memasok prosesor kepada berbagai produsen smartphone, Xiaomi menggunakan chip XRING untuk perangkat buatannya sendiri.

Dengan model bisnis tersebut, pencapaian XRING menunjukkan bahwa chipset internal Xiaomi mulai mendapat tempat di pasar smartphone Android yang tercakup dalam pengukuran AnTuTu.

Namun, posisi ketiga ini perlu dilihat dalam konteks pangsa pasar yang masih kecil. Selisih antara XRING dan Samsung Exynos memang menunjukkan keunggulan Xiaomi dalam data tersebut, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa XRING telah mengungguli Exynos dalam seluruh aspek, termasuk performa dan efisiensi.

Xiaomi 18 Fold Perkuat Ambisi Chip Buatan Sendiri

Selain pencapaian pangsa pasar, Xiaomi juga menunjukkan potensi XRING melalui performa perangkat terbarunya.

Xiaomi 18 Fold, yang ditenagai chipset XRING O3, dilaporkan menempati posisi teratas dalam daftar performa AnTuTu untuk September 2026. 

Perangkat tersebut mengungguli smartphone yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Dimensity 9600 Pro.

Xiaomi meluncurkan Xiaomi 18 Fold pada September 2026 sebagai perangkat pertama yang menggunakan XRING O3. 

Kehadiran perangkat ini menjadi bagian dari upaya Xiaomi mengembangkan ekosistem perangkat kerasnya sendiri, termasuk prosesor yang dirancang untuk smartphone buatannya.

Meski demikian, ketersediaan produk masih menjadi salah satu faktor yang membatasi jangkauan XRING. 

Xiaomi belum mengumumkan peluncuran internasional Xiaomi 18 Fold, sehingga perangkat tersebut dan chipset XRING O3 masih terbatas di pasar China.

Ke depan, perkembangan XRING akan menarik untuk dicermati, terutama jika Xiaomi memperluas penggunaan chipset tersebut ke lebih banyak perangkat. 

Langkah itu berpotensi memperbesar pangsa pasarnya sekaligus memperkuat persaingan di industri prosesor smartphone Android.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close