Wujud Toleransi, Kota Cologne Jerman Izinkan Masjid Kumandangkan Azan

Nusantaratv.com - 12/10/2021 09:37

Orang-orang berdiri di luar masjid pusat DITIB pada 'Hari Pembukaan Masjid' di Cologne, Jerman. (Associated Press)
Orang-orang berdiri di luar masjid pusat DITIB pada 'Hari Pembukaan Masjid' di Cologne, Jerman. (Associated Press)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Kota Cologne di Jerman mulai mengizinkan masjid kumandangkan azan yang dapat disiarkan melalui pengeras suara selama lima menit setiap pekan untuk salat Jumat.

Ini merupakan wujud toleransi antar umat beragama di kota terbesar keempat di Jerman itu, seperti dikutip dari VOA News, Selasa (12/10/2021).

Namun, masjid-masjid di Cologne harus mengajukan izin khusus agar dapat menyiarkan panggilan salat ini. Inisiatif ini akan berlaku selama dua tahun, untuk kemudian dievaluasi kembali.

Wali Kota Cologne, Henriette Reker menyambut baik keputusan tersebut. Hal itu disampaikannya melalui akun media sosial Twitter, pekan lalu. "Selain suara lonceng gereja, kita juga mendengar suara muazin. itu menunjukkan bahwa di Cologne keragaman dihargai dan dihayati. Mengizinkan panggilan azan dari muazin adalah tanda hormat (kepada umat muslim)," cuitnya.

Diketahui, lonceng gereja Kristen berbunyi setiap hari di banyak kota besar dan kecil di Jerman. Sedangkan di negara-negara Muslim, azan secara rutin berkumandang lima kali dalam sehari.

Cologne merupakan kota yang berpenduduk 1 juta jiwa, memiliki komunitas Muslim terbesar di Jerman. Di kota ini juga terdapat sekitar 35 masjid. Mayoritas Muslim di Jerman awalnya datang dari Turki sebagai pekerja, 60 tahun yang lalu. Mereka kemudian menetap di Jerman dan membawa keluarga mereka.

Di Jerman hanya beberapa rumah ibadah Muslim lainnya yang telah mengumandangkan azan. Di kota Oer-Erkenschwick dan Dueren, masjid kumandangkan azan selama bertahun-tahun.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in