Warga China Tuduh Dior Jiplak Rok Tradisional Tiongkok, Sampai Unjuk Rasa di Paris

Nusantaratv.com - 30/07/2022 21:20

Warga China berunjuk rasa memprotes Dior yang dianggap menjiplak rok tradisonal mereka/ist
Warga China berunjuk rasa memprotes Dior yang dianggap menjiplak rok tradisonal mereka/ist

Penulis: Adrishta Riana

Nusantaratv.com - Koleksi rok terbaru yang dirilis perusahaan mode terkemuka dunia Dior menuai reaksi keras dan protes dari masyarakat China.  
Netizen China menuding Dior menjiplak rok tradisional China di koleksi terbarunya tersebut.

Tak hanya riuh di media sosial, warga China sampai menggelar unjuk rasa di salah satu toko perusahaan asal Paris ini.

Masyarakat China mengklaim rok koleksi terbaru Dior seharga US$3.800 itu meniru pakaian tradisional yang sangat bersejarah bagi China yakni 'mamianqun' atau 'rok wajah kuda'.

Padahal Dior menggambarkan koleksi rok terbarunya yang berwarna hitam tersebut sebagai ciri khasnya.

Kontroversi ini berawal sejak awal Juli, ketika netizen dan media China menyebutkan Dior tidak mengakui secara terang-terangan bahwa inspirasi di balik desain rok terbaru itu adalah salah satu pakaian bersejarah mereka.

Kemarahan netizen ini kemudian berlanjut ke jalan ditandai dengan aksi protes oleh warga China yang ada di Paris. Sekelompok kecil demonstran China berkumpul di depan salah satu butik yang berada di Avenue des Champs-Élysées.

Gambar dan video yang beredar di sosial media menunjukkan, para demonstran memegang papan tanda berbahasa Perancis-Inggris yang bertuliskan 'Dior hentikan perampasan budaya' dan 'Ini adalah pakaian tradisonal China'.

Dior sendiri belum memberikan keterangan secara resmi terkait protes yang disampaikan masyarakat China.

Aksi protes tersebut diselenggarakan oleh mahasiswa China yang berbasis di Paris, dan diikuti oleh demonstran dari kota-kota Prancis lainnya, serta beberapa dari Spanyol dan Italia.

Beberapa pengunjuk rasa mengenakan pakaian bersejarah China yang dikenal sebagai 'Hanfu' dan sebagian memegang tanda atau simbol yang merujuk pada dugaan pelanggaran hak asasi manusia China di Xinjiang, mengutip CNNIndonesiacom.

Rok wajah kuda berasal dari dinasti Song, yang dimulai lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Rok tersebut mulai populer di kalangan wanita selama dinasti Ming dan Qing.

Desainnya menampilkan sisi berlipit dan bukaan di bagian depan dan belakang, membuat pakaian ini sangat cocok untuk menunggang kuda.

Sementara, rok Dior adalah bagian dari koleksi Musim Gugur 2022, yang digambarkan oleh label tersebut sebagai 'eksplorasi menarik dari masa lalu, sekarang dan masa depan'. Koleksi tersebut sudah tak tersedia di website Dior untuk dibeli.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
Ilustrasi kopi-1660110337
“Untag Banyuwangi Bangga Berkebaya”.-1660060594
Baking soda-1660058621