Wapres Akan Groundbreaking Kawasan Industri Smelter PT NIS di Konut

Nusantaratv.com - 14/05/2022 00:37

Peninjauan lokasi yang rencananya dikunjungi Wapres Ma'ruf Amin. (Indosultra)
Peninjauan lokasi yang rencananya dikunjungi Wapres Ma'ruf Amin. (Indosultra)

Penulis: Maulana

Nusantaratv.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kunjungan Wapres dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan kawasan industri smelter yang berlokasi di Kecamatan Motui, Konut.

Rencananya, kedatangan Wapres Ma'ruf didampingi sejumlah menteri, Kapolri, Panglima TNI, para pejabat tinggi negara lainnya, dan pihak swasta. 

"Sudah terjadwal tanggal 19 sampai 20 Mei Bapak Wakil Presiden RI datang ke Konut naik pesawat kepresidenan," ujar Bupati Konut, Ruksamin melalui Sekretaris  Daerah (Sekda) Kasim Pagala, kala meninjau lokasi rencana kedatangan Wapres di Motui, Kamis (12/5/2022).

Wapres Ma'ruf dijadwalkan tiba sekitar pukul 10.00 waktu Sulawesi Tenggara. Setelahnya, ia istirahat sejenak dan melanjutkan perjalanan ke Konawe Utara. 

"Saya mewakili Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati bersama Pak Kapolres Konut dan jajarannya, Bapak Pabung Kodim 1417/Kendari, Kepala Pos BIN Konut, Basarnas dan para SKPD Konut telah meninjau lokasi kedatangan Bapak Wapres RI dan rombongan," tuturnya. 

Lebih lanjut Kasim Pagala mengungkapkan, kawasan industri smelter tersebut didirikan oleh PT Nusantara Industri Sejati (NIS). Perusahaan itu bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) Konut, di bawah koordinasi pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. 

PT NIS sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar terkait pembangunan kawasan industri. Perusahaan juga telah melakukan ganti rugi kepada beberapa pemilik lahan, yang  pembayarannya dilakukan secara bertahap atau per gelombang.

Kawasan industri smelter PT NIS berdiri di atas lahan seluas 4.766 hektar.

"375 hektar sudah dibebaskan oleh pihak perusahaan koordinasi pemda Konut. Untuk pembayaran dilakukan secara bertahap," jelasnya. 

Lebih lanjut, mengutip Indosultra,  pembangunan kawasan industri smelter merupakan upaya pemerintah guna memajukan roda perekonomian daerah. Di samping itu, untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya masyarakat lokal Konut.

"70 persen masyarakat lokal Konut insya Allah peroleh lapangan kerja dengan adanya pembanguan kawasan industri ini. Ini yang terus didorong Bapak Bupati membangun komunikasi di semua lini, demi kesejahteraan daerah dan masyarakat yang lebih maju, serta berdaya saing," pungkasnya. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in