Wacana Pembubaran MUI, Ini Kata Wapres KH Ma'ruf Amin

Nusantaratv.com - 24/11/2021 11:07

Wapres KH Ma'ruf Amin sebut tuntutan pembubaran MUI sangat tidak rasional. (NN, BPMI – Setwapres)
Wapres KH Ma'ruf Amin sebut tuntutan pembubaran MUI sangat tidak rasional. (NN, BPMI – Setwapres)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Soal wacana pembubaran MUI (Majelis Ulama Indonesia) oleh sejumlah kalangan mendapat tanggapan dari Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin. Pria kelahiran Tangerang, Banten, 78 tahun silam itu menilai tuntutan pembubaran MUI tidak rasional. 

Pembubaran MUI santer dihembuskan pasca salah satu anggota komisi fatwanya yakni Ahmad Zain An-Najah ditangkap Densus 88 Antiteror karena diduga terlibat terorisme. 

"Akhir-akhir ini itu banyak atau ada sekelompok yang menginginkan supaya MUI itu dibubarkan. Seperti banyak jawaban yang diberikan oleh para tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pimpinan negara, tuntutan itu memang sangat tidak rasional. Saya sependapat itu dengan pendapat para tokoh itu," kata Wapres KH Ma'ruf Amin dalam keterangan resminya, Selasa (23/11/2021).

Jika ada masalah di dalam sebuah organisasi, ungkap dia, sebaiknya yang dibenahi adalah masalahnya. Terlebih, Wapres KH Ma'ruf Amin menganggap kalau masalah itu datang dari seorang penyusup. Jadi bukan organisasinya yang dibubarkan. 

"Jangan karena satu orang, namanya penyusupan di mana-mana ada penyusupan itu. Jadi, bukan rumahnya yang dibakar tapi ya tikusnya itulah," imbuhnya.

Lebih lanjut, suami dari Wury Estu Handayani itu membeberkan beberapa wujud nyata komitmen MUI dalam pemberantasan terorisme, mulai dari pembuatan fatwa hingga menginisiasi dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Bahkan, dia mengaku turut andil dalam pembuatan tim tersebut. Wapres KH Ma'ruf Amin menyebut tim itu terus melakukan upaya-upaya sosialisasi dalam rangka menangkal terorisme, menangkal radikalisme bersama dengan Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam).

"Dalam kaitan dengan soal terorisme, saya kira MUI pagi-pagi sudah membuat fatwa tentang terorisme sebagai Tindakan yang haram dan tidak termasuk jihad. Fatwa inilah kemudian yang dijadikan sebagai rujukan, referensi dari berbagai upaya penanggulangan dan pemberantasan terorisme," urainya.

Ditegaskannya, jika dirinya mendukung dilakukannya penegakkan hukum yang adil dan sesuai ketentuan terhadap siapapun yang melakukan tindak kejahatan, termasuk terorisme.

"MUI mendukung supaya penanggulangan atau penindakan terhadap mereka yang terlibat terorisme. Siapapun dia. Walaupun itu misalnya anggota pengurus MUI, kalau dia teroris ya harus (dihukum)," tukas Ketua MUI ke-7 (2015-2020) itu.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in