Volvo Kembangkan Teknologi Baru, Ubah Kaca Depan Mobil Jadi Tampilan Augmented Reality

Nusantaratv.com - 30/11/2021 14:27

Ilustrasi. (Gizmochina)
Ilustrasi. (Gizmochina)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Volvo sedang mencari cara baru dan lebih interaktif untuk menawarkan informasi kepada pengguna saat mengemudikan mobil mereka.

Produsen mobil premium Swedia itu sedang mengerjakan teknologi baru, yang dapat mengubah kaca depan dengan tampilan augmented reality (AR) untuk mobil generasi berikutnya.

Dikutip dari Gizmochina, Selasa (30/11/2021), Volvo baru-baru ini mengumumkan kemitraannya dengan startup teknologi optik yang berbasis di Israel, Spectralics.

Kedua perusahaan nantinya akan menghadirkan teknologi baru yang membuat kaca depan kendaraan bisa digunakan sebagai head-up display (HUD) yang membentang dari satu sisi mobil ke sisi lainnya.

Sebagai informasi, HUD adalah fitur yang terlihat di pesawat militer seperti jet tempur di mana detail penting seperti kecepatan, ketinggian, dan informasi penting lainnya ditampilkan di depan pilot. 

Sebelumnya, Huawei juga mengumumkan teknologi augmented reality HUD yang akan mengubah kaca depan mobil menjadi layar pintar. Dan, kini tampaknya Volvo juga sedang mengerjakan teknologi serupa.

Spectralics sendiri sedang mengembangkan apa yang disebutnya film multi-layered thin combiner (MLTC) yang dapat disematkan di kaca depan mobil. Ini akan memungkinkan kendaraan untuk mengubah seluruh jendela atau kaca depan menjadi tampilan berbasis augmented reality yang besar. 

Tampilan HUD ini dapat membantu menawarkan sejumlah informasi penting kepada pengguna, seperti menunjukkan potensi bahaya atau menawarkan detail mengenai sekitar kendaraan.

Menurut Volvo, bidang pandang luas yang ditawarkan oleh HUD dapat menampilkan serta dapat menanamkan rasa jarak karena objek virtual ditumpangkan ke lingkungan dunia nyata untuk pengalaman mengendara yang aman dan nyaman. 

Meskipun teknologi ini terdengar cukup menarik, namun teknologi ini masih dalam tahap awal pengembangan. Terlebih Huawei yang sudah mengerjakan teknologi ini, dan saat ini merek mobil mapan seperti Volvo juga mengembangkan teknologi ini. Tidak akan mengejutkan juga jika nantinya lebih banyak produsen mobil menyediakan teknologi ini.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in