Nusantaratv.com-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengoperasikan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2). Peluncuran rute baru ini dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
Sebanyak 14 armada bus disiapkan untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian dari pusat Jakarta menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kehadiran rute ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan transportasi umum sekaligus mengurangi kemacetan akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi menuju bandara.
Dalam peresmian tersebut, Pramono mengumumkan bahwa tarif perjalanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan diberlakukan Rp3.500 selama tiga bulan pertama. Kebijakan tarif khusus ini diberikan untuk mendorong masyarakat mencoba layanan transportasi massal yang baru, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Idulfitri.
"Seperti yang tadi saya sampaikan, untuk rute SH2 Blok M ini, Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan selama 3 bulan, terutama dalam rangka menyambut Idulfitri, kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp3.500 selama 3 bulan ini," ucap politisi PDI Perjuangan tersebut.
Menurutnya, salah satu alasan dibukanya rute ini adalah tingginya penggunaan kendaraan pribadi oleh penumpang bandara. Ia menyebut sekitar 70 hingga 80 persen masyarakat yang bepergian melalui bandara masih memilih menggunakan kendaraan pribadi.

Bus Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soetta (Ntvnews.id/Adiansyah)
Padahal, berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah pengguna Bandara Soekarno-Hatta mencapai sekitar 54,9 juta orang setiap tahun. Jika sebagian besar masih menggunakan kendaraan pribadi, hal ini berpotensi menambah kepadatan lalu lintas menuju bandara.
Baca juga: Pramono Mau Buka 2 Rute Baru TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta dan Cawang-Jababeka
Setelah masa promosi berakhir, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan evaluasi terkait operasional dan subsidi layanan. Tarif kemungkinan akan disesuaikan menjadi Rp10.000 hingga Rp15.000 per perjalanan.
Dibandingkan moda transportasi lain menuju bandara, tarif Transjabodetabek ini jauh lebih ekonomis. Rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Dengan 14 armada yang disiapkan, waktu tunggu antarbus diperkirakan sekitar 10 hingga 20 menit.
Ia memperkirakan layanan ini mampu melayani sekitar 1.900 hingga 2.000 penumpang per hari. Angka tersebut diproyeksikan dapat terus meningkat seiring bertambahnya minat masyarakat menggunakan transportasi publik.
"Kami memperkirakan dengan jumlah armada 14 tadi, kemungkinan akan melayani antara 1.900 sampai dengan 2.000 penumpang," tutup Pramono Anung.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh