Nusantaratv.com - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan secara rinci jalannya pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Abdullah II ibn Al Hussein. Pertemuan penting yang berlangsung di Istana Basman, Amman, pada Rabu itu menempatkan isu Palestina sebagai salah satu fokus utama.
Pertemuan tersebut merupakan agenda sentral dalam kunjungan Presiden Prabowo ke ibu kota Yordania. Di sisi Indonesia hadir Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Teddy sendiri. Sementara dari pihak Yordania tampak Putra Mahkota Hussein bin Abdullah dan Menteri Luar Negeri Ayman Safadi.
Teddy menjelaskan bahwa pembicaraan kedua pemimpin negara tersebut turut menindaklanjuti kerja forum BoP (Board of Peace) yang sebelumnya telah menggelar rapat pertama bersama Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan negara anggota lainnya.
“(Pertemuan) menindaklanjuti rapat pertama BoP (Board of Peace) dengan Arab Saudi, UAE (Uni Emirat Arab), Qatar, Kuwait, Bahrain, dan negara lain sesama anggota BoP,” kata Teddy di Amman, Yordania, Rabu, selepas pertemuan itu.
Selain perkembangan forum BoP, Teddy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menaruh perhatian khusus pada upaya memperkuat peran Indonesia dan Yordania dalam penanganan situasi kemanusiaan di Gaza. Menurutnya, posisi Yordania membuat negara tersebut memiliki kemampuan strategis dalam mendukung akses bantuan dan langkah diplomasi.
“Perkuat kerja sama RI-Jordan untuk menangani perdamaian di Gaza. Yordania adalah salah satu pintu masuk (menuju Gaza) melalui darat, laut dan udara,” sambung Teddy.
Dalam kesempatan yang sama, kedua pemimpin juga mendalami pembahasan mengenai solusi jangka panjang bagi konflik Palestina–Israel. Teddy menegaskan bahwa Indonesia dan Yordania memegang pandangan sejalan terkait penyelesaian berkelanjutan untuk rakyat Palestina.
"Pembahasan mengenai two-state solution,” kata Teddy.
Menutup rangkaian pertemuan, Teddy mengungkapkan sebuah momen yang mencerminkan kedekatan hubungan kedua negara: Raja Abdullah II mengantar Presiden Prabowo hingga ke bandara dan bahkan menyetir sendiri kendaraan yang digunakan.
“Momen tersebut menjadi simbol kuat eratnya hubungan personal dan diplomatik antara Indonesia dan Yordania di tengah komitmen bersama untuk mendorong perdamaian kawasan,” kata Teddy.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh