Tarif KRL Bakal Naik jadi Rp5.000, Hasil Survei: Pengguna Tak Keberatan

Nusantaratv.com - 12/05/2022 12:20

KRL Commuter Line/ist
KRL Commuter Line/ist

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) disebut bakal menaikkan tarif KRL Commuter Line dalam waktu dekat. Rencananya, tarif KRL dinaikkan menjadi Rp5.000 dari sebelumnya Rp3.000.

Merespons hal tersebut, Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menilai kebijakan dari kenaikan hrga KRL harus segera direalisasikan. Dikatakan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) harus segera membahasnya lagi.

"Itu kenaikan harga KRL kan adalah wacana lama yang belum terlaksana dan terealisasi, sebenarnya dari 2018 sudah mau dinaikkan, harusnya juga segera di realisasikan tak perlu di tunda-tunda lagi," ujar Djoko Setijowarno, Kamis (12/5/2022).

Djoko mengungkapkan pihaknya telah melakukan sejumlah survei kepada pengguna KRL yang menyatakan tak keberatan dengan naiknya harga Tarif KRL yang baru.

"Saya lupa angka berapa persennya tapi intinya mayoritas masyarakat tidak apa-apa. Intinya kan subsidi itu untuk yang bekerja commuter. Secara umum UMP setiap tahun naik, kalau pun ada yang keberatan atau tidak mampu masyarakat bisa mengusulkan dari RT atau RW setempat. Sekarang lebih mudah," papar Djoko.

Baca juga: Gawat! Ada Penembakan di KRL Serpong

Usulan kenaikan tarif KRL yang akan naik adalah tarif dasar sejauh 25 kilometer (km) untuk perjalanan pertama KRL dan tarif KRL bakal naik Rp2.000.

Rencananya dinaikkan menjadi Rp5.000 dari sebelumnya Rp3.000.

"Di samping itu, beban pemerintah juga bisa berkurang dan subsidinya bisa dipakai tempat lain. Apalagi sekarang fasilitas sudah bagus di KRL, nyaman juga," ujar Djoko, mengutip okezonecom.

Terlebih pemerintah pun telah melakukan sosialisasi hingga berkali-kali sejak 2018. Dengan demikian harus segera direalisasikan.

"Saya mendukung, segera aja dinaikan, kalau lama gak direalisasikan akan jadi masalah lagi. Gak usah lama-lama agar masyarakat percaya dan tidak menganggap pemerintah main-main," pungkasnya.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in