Takut Anak Kecanduan Game Online? Tenang, Ahli Bilang Main Game Ada Efek Positif

Nusantaratv.com - 17/06/2022 18:10

Ilustrasi main game / Time
Ilustrasi main game / Time

Penulis: Harry Prasetyo | Editor: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Meskipun kecanduan pada apa pun itu buruk dan begitu juga halnya dengan game online, tetapi para peneliti telah membuktikan dalam beberapa studi kasus soal game yang teratur dimainkan benar-benar dapat membantu memecahkan masalah dunia nyata; membantu untuk tetap fokus dan mendapatkan perhatian dengan cepat atas perubahan sekecil apa pun dalam hal-hal di sekitar.

Dalam sebuah wawancara, Abhinav Anand, CTO dan Co-Founder Quizbee, mengatakan, “Game online selalu dianggap sebagai bentuk hiburan tetapi dengan evolusi industri teknologi, sekarang dianggap sebagai alat pembelajaran. Sebelumnya, pembelajaran dan permainan berada di jalur paralel tetapi hari ini, pembelajaran berbasis permainan melukiskan pemandangan yang sama sekali berbeda. Platform game edukasi online sekarang adalah cara belajar yang efektif karena Teknik GBL mereka.”

Pembelajaran berbasis permainan telah menjadi metode pengajaran di mana mereka digunakan untuk menetapkan dan mencapai target pembelajaran, termasuk melibatkan anak-anak dalam lingkungan belajar yang menyenangkan melalui permainan instruktif serta menawarkan hadiah instan.

Abhinav Anand mengungkapkan game juga dapat membantu anak-anak meningkatkan kreativitas dan keterampilan multi-tugas mereka serta meningkatkan pemikiran strategis jika arahan dan bimbingan yang tepat diterima dari orang tua dan guru.

"Ini membantu mempelajari fakta, pengetahuan umum, dan memecahkan teka-teki dengan cepat. Game online tidak hanya efektif dalam pembelajaran tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan mental kita. Mereka merangsang pikiran, yang tergantung pada seberapa kompleks permainan yang membuat pengguna berpikir, menyusun strategi, dan menganalisis dengan cepat, yang pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan pengembangan dan keterampilan berpikir kritis," tuturnya.

Menurut Saakshi Choithani, Pendiri Mindynamics, game online sebenarnya meningkatkan fleksibilitas otak manusia.

Saakshi Choithani berkata, “Ada banyak efek positif dari game online pada pikiran manusia. Hal-hal yang dapat Anda visualisasikan saat bermain game dapat mengarah pada pembelajaran dengan visualisasi. Bahkan itu telah menyelamatkan banyak orang dari depresi. Suara gemerincing kecil dari permainan atau pencapaian sesuatu membuat Anda tersenyum sepanjang hari. Pikirkan ini, bagaimana game online dibuat? Game online dibuat berdasarkan 5 faktor ini– cari hal baru, tantang diri Anda, berpikir kreatif, lakukan hal-hal dengan cara yang sulit dan jaringan. Sekarang pikirkan kembali, apakah semua game memengaruhi kesehatan mental anak Anda.”

Dia menasihati, “Yang perlu kita lakukan sebagai pembuat konten adalah mengingat bahwa game dibuat secara logis untuk hiburan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan etika dan sebagai orang tua, pahami dulu apa yang ditonton anak Anda. Promosikan suasana permainan yang sehat di rumah dan tidak duduk di sudut menyendiri dan bermain di sudut gelap.”

Tapi masalahnya adalah ketika Anda tidak berbicara dengan anak-anak tentang permainan apa yang mereka mainkan. Jika Anda berbicara dengan mereka secara teratur dan mereka berbagi dengan Anda apa yang mereka rasakan ketika mereka bermain game, Anda akan dapat membimbing mereka dengan lebih baik tentang apa yang benar dan salah.

Banyak universitas dan lembaga pendidikan sekarang percaya pada kekuatan gamifikasi. Tidak hanya kegiatan tetapi juga kurikulum dan konsep-konsep yang digamifikasi untuk menciptakan dampak. Satu-satunya hal yang perlu kita ingat sebagai pencipta masa depan adalah untuk membuat aplikasi gamified dengan mengingat hal-hal yang baik.

Jika Anda dapat menyebarkan pengetahuan dan kesadaran melalui game, itu akan membantu membangun individu yang lebih baik. Gen Z bisa menjadi individu yang luar biasa jika kita mengubah perspektif kita tentang game dan membiarkan anak-anak menjadi individu yang sangat efisien melalui gamification.

Namun, Abhinav Anand memperingatkan, “Setiap elemen memiliki positif dan negatifnya sendiri dan game online memiliki bagian yang sama. Pemain perlu memastikan bahwa mereka tidak kecanduan game dan dapat mengontrol jumlah waktu yang mereka habiskan karena terlalu banyak waktu di depan layar tidak baik untuk kesehatan dan mata."

"Orang-orang mulai menyadari manfaat platform game online dan tidak lagi menganggapnya sebagai buang-buang waktu. Ini membawa game online secara positif dan hanya membutuhkan sedikit lebih banyak kesadaran di antara orang-orang dan selama pemain bermain dengan batasan positif, mereka akan menjadi lebih berpengetahuan dan pemikir cepat," pungkasnya.


 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in