Subaru Luncurkan Mobil Balap Listrik Bertenaga 1.073 Hp

Nusantaratv.com - 17/01/2022 14:00

Subaru perkenalkan mobil balap listrik. (Engadget)
Subaru perkenalkan mobil balap listrik. (Engadget)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Produsen mobil asal Jepang, Subaru, terbilang masih baru dalam industri kendaraan listrik.

Namun, hal itu tidak menghentikan langkah perusahaan meluncurkan proyek yang lebih ambisius, seperti dikutip dari Engadget, Senin (17/1/2022). Dikabarkan jika Subaru telah memperkenalkan dua konsep mobil listrik di Tokyo Auto Salon, termasuk mobil balap listrik pertamanya. 

STI E-RA Concept yang merupakan kendaraan lintasan Subaru akan datang dengan tenaga total 1.073 HP dari empat motor Yamaha-nya, dan penggerak semua roda (AWD) yang dipadukan dengan sistem vektor torsi 'unik' yang memaksimalkan cengkeraman dan stabilitas.

Kendati baterai 60 kWh relatif kecil, Subaru yakin E-RA dapat berkembang pesat di lintasan. Kendaraan ini diharapkan memiliki waktu tempuh putaran di Nürburgring 6 menit dan 40 detik di beberapa titik pada 2023. 

Meski tidak secepat Volkswagen (VW) ID.R dengan waktu tempuh putaran 6 menit 5 detik, tetapi jauh di depan mobil Tesla Model S Plaid (7 menit 35 detik). Perusahaan berencana menguji E-RA di sirkuit balap Jepang pada 2022.

Perusahaan itu juga meluncurkan Solterra STI Concept, yang sesuai dengan namanya, adalah versi yang lebih sporty dari crossover yang akan datang. Subaru tidak membahas perubahan pada bagian bawah bodi, tetapi Solterra yang ditingkatkan memiliki roof spoiler, skirt spoiler, dan penyesuaian lainnya untuk menandakan ambisi performanya.

Bagaimanapun E-RA merupakan rencana motorsport Subaru, yang juga menunjukkan niat perusahaan untuk masuk ke industri kendaraan listrik. Seperti mobil balap VW, ini menunjukkan perusahaan serius tentang kendaraan listrik dan dapat menghasilkan mobil berperforma tinggi selain pengangkut manusia sehari-hari. 

Tantangannya adalah menerjemahkan pelajaran yang didapat dari konsep seperti ini ke kendaraan biasa. Subaru terlambat untuk kendaraan listrik bahkan dibandingkan dengan pemain lama seperti VW, Mercedes-Benz dan General Motors (GM), dan mungkin perlu bergerak cepat jika ingin melawan upaya elektrifikasi para pesaingnya.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in