Sinergi Toyota dan Panasonic, Beli Lithium dari Ioneer untuk Produksi Baterai Mobil Listrik

Nusantaratv.com - 01/08/2022 09:31

Ilustrasi. Mobil listrik. (Transport & Environment)
Ilustrasi. Mobil listrik. (Transport & Environment)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Perusahaan baterai bersama Toyota Motor Corp., dan Panasonic Corp., akan membeli lithium dari proyek pertambangan Rhyolite Ridge Ioneer Ltd., dan menggunakan logam tersebut untuk memproduksi baterai mobil listrik di Amerika Serikat (AS).

Mengutip Reuters, kesepakatan pasokan yang mengikat itu diumumkan pada Minggu (31/7/2022). Berdasarkan ketentuan kesepakatan, Ioneer akan memasok 4.000 ton lithium karbonat setiap tahun selama lima tahun ke Prime Planet Energy & Solutions (PPES), yang dibentuk oleh Toyota dan Panasonic pada 2020, agar bisa bersaing dengan pemimpin pasar baterai Kontemporer Amperex Technology Co Ltd (CATL).

Pasokan dijadwalkan akan dimulai pada 2025, garis waktu yang sebagian bergantung pada Ioneer yang memperoleh pembiayaan dan perijinan. Kesepakatan itu mencakup komitmen dari PPES di mana lithium Ioneer akan digunakan untuk membuat suku cadang baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di AS untuk pasar negara itu. 

PPES, yang berbasis di Jepang, dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk membangun pabrik baterai di North Carolina bagian barat. "Seluruh tujuan dari perjanjian ini adalah agar lithium ini digunakan di Amerika Serikat," kata Ketua Eksekutif Ioneer, James Calaway kepada Reuters.

Presiden PPES Hiroaki Koda mengatakan kesepakatan yang dimiliki dengan Ioneer memberikan langkah pertama bagi pihaknya untuk mengamankan pasokan lithium AS. Dia mengaku percaya pada teknologi yang dimiliki Ioneer.

Jumlah lithium yang akan dipasok Ioneer ke PPES cukup untuk membuat sekitar 150.000 baterai kendaraan listrik per tahun, meskipun angka itu akan bervariasi tergantung pada desain dan faktor lainnya.

Ioneer, yang berbasis di Australia itu menargetkan memproduksi sekitar 21.000 ton lithium di Nevada setiap tahun mulai tahun 2025. Perusahaan itu menandatangani kesepakatan pasokan dengan Ford Motor pada pertengahan Juli dan tahun lalu dengan Ecopro Korea Selatan (Korsel).

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in