Sejumlah Jembatan Gantung Siap Dibangun di Sumut, Warga Antusias Membantu

Sejumlah Jembatan Gantung Siap Dibangun di Sumut, Warga Antusias Membantu

Nusantaratv.com - 22 Januari 2026

Warga bersama personel TNI bahu-membahu melakukan pembangunan jembatan gantung. (Foto: Dok/Istimewa)
Warga bersama personel TNI bahu-membahu melakukan pembangunan jembatan gantung. (Foto: Dok/Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Pembangunan sejumlah jembatan gantung di berbagai wilayah Sumatra Utara (Sumut) menjadi gambaran kuat semangat gotong royong masyarakat pascabencana banjir dan longsor. 

Meski sebagian warga turut terdampak, mereka tetap turun tangan membantu percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak demi memulihkan akses dan aktivitas harian.

Pantauan di lapangan, di sejumlah lokasi pembangunan jembatan, warga tidak membiarkan aparat TNI bekerja sendirian. Mereka ikut mengangkut batu, menggali tanah, mencampur semen, mengangkat tanah dan pasir memakai gerobak, hingga membantu pemotongan besi untuk kebutuhan fondasi dan konstruksi. 

Suara gesekan dan tabrakan antarbatu di galian fondasi pun seolah menjadi penanda dimana jembatan yang dibangun adalah untuk kepentingan bersama, yakni menghubungkan kembali akses yang sempat terputus.

Salah satu kegiatan gotong-royong itu terlihat pada pembuatan jembatan gantung di Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Warga bersama personel TNI bahu-membahu mengangkut batu ke titik pembangunan.

Gotong-royong juga terjadi pada rehabilitasi jembatan gantung Desa Rondaman, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara. Warga ikut mengangkut pasir menggunakan gerobak, mengaduk campuran pasir dan semen, lalu membawa material tersebut ke lokasi fondasi jembatan.

Warga bersama personel TNI bahu-membahu melakukan pembangunan jembatan gantung. (Foto: Dok/Istimewa)

Selain itu, pembangunan jembatan juga berlangsung di Desa Sipan, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapteng. Jembatan gantung ini menjadi penghubung antara Desa Sipan dan Kelurahan Sihaporas. 

Aktivitas serupa tampak di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng. Warga turut terlibat dalam proses pembangunan dan penyiapan pondasi.

Di titik lain, kegiatan penggalian tanah untuk fondasi dilakukan pada pembangunan jembatan gantung di Tukka, Tapteng, serta di kawasan Bonalumban–Tukka.

Tak hanya jembatan gantung, pembangunan infrastruktur juga mencakup jembatan armco di Jalan Amblas, Kelurahan Hutanabolon Link IV, Kecamatan Tukka, Tapteng, yang dikerjakan dengan dukungan alat berat pada beberapa titik.

Sementara itu, progres pembangunan jembatan di wilayah perbatasan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu; dan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen.

Deretan pembangunan ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya kerja aparat, melainkan juga kerja bersama warga. Gotong-royong yang terbangun di lapangan menjadi energi penting agar akses antarwilayah kembali normal dan masyarakat bisa segera beraktivitas seperti sediakala.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close